Selasa, 21 April 2026

Remaja 16 Tahun Berlutut Cium Kaki Ibunya, Janji Tak akan Tawuran Lagi

Zd (16) berlutut sambil mencium kedua punggung kaki ibunya di Mapolrestabes Semarang, Minggu (10/9/2017) pagi.

Editor: Dewi Agustina
Tribun Jateng/Daniel Ari Purnomo
Zd (16) berlutut sambil mencium kedua punggung kaki ibunya di Mapolrestabes Semarang, Minggu (10/9/2017) pagi. TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Zd (16) berlutut sambil mencium kedua punggung kaki ibunya di Mapolrestabes Semarang, Minggu (10/9/2017) pagi.

Warga Udowo itu meminta permohonan maaf dari sang ibunda.

"Ibu, saya tadi ikut tawuran. Saya berjanji tidak akan mengulang," seru Zd sesenggukan.

Perempuan berkerudung itu pun tak kuasa menahan tangis.

Dia mengatakan sangat kecewa terhadap tingkah buah hatinya.

"Semalam saya tidak tidur. Saya cari Zd, tetapi tidak ketemu. Kok paginya dapat kabar Zd ikut tawuran," ujar sang ibunda ke polisi, sembari menyeka air mata.

"Ini terakhir ya Zd. Selanjutnya kamu tidak boleh mengendarai motor. Ingat terus janjimu ini ke ibu," pintanya ke Zd.

Mereka pun saling berpelukan, lalu berpamitan pulang kepada para personel Elang.

Diberitakan, Tim Elang Polrestabes Semarang menangkap tujuh remaja terlibat tawuran di Jalan Pandanaran, tepatnya sekitar kawasan Pekunden, Minggu (10/9/2017) pagi.

Tujuh remaja yang terlibat tawuran tiduran di area pejalan kaki kawasan Pandanaran, Minggu (10/9/2017) pagi. TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Tujuh remaja yang terlibat tawuran tiduran di area pejalan kaki kawasan Pandanaran, Minggu (10/9/2017) pagi. TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO (Tribun Jateng/Daniel Ari Purnomo)

Gerombolan pemuda yang terlibat adu pukul di perempatan Pekunden pun membubarkan diri seketika tim Elang tiba di lokasi.

Beberapa remaja pun lari ke kampung Pekunden. Pengejaran pun berlangsung.

"Berhenti kamu woi! Berhenti!," teriak personel Elang di jalan Kampung Pekunden.

Aksi kejar-kejaran antara polisi dan remaja di dalam kampung pun menarik perhatian warga setempat.

Warga Pekunden pun keluar rumah, selanjutnya membantu polisi mengejar para remaja itu.

Tujuh orang remaja ditangkap.

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved