Jembatan di Kediri ini Nyaris Terbakar Gara-gara Pengguna Jalan Buang Rokok Sembarangan

Jembatan Lama Kota Kediri nyaris terbakar lagi. Penyebabnya diduga kuat adalah puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh warga

Jembatan di Kediri ini Nyaris Terbakar Gara-gara Pengguna Jalan Buang Rokok Sembarangan
surabaya.tribunnews.com/didik mashudi
Petugas Satpol PP menunjukkan bagian jembatan lama Kota Kediri yang sempat terbakar, Senin (9/10/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Jembatan Lama Kota Kediri nyaris terbakar lagi. Penyebabnya diduga kuat adalah puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh warga yang melintasi jembatan, Senin (9/10/2017).

Beruntung kejadian ini segera dipergoki masyarakat yang melintas. Warga curiga ada kepulan asap di sisi utara jembatan bagian tengah.

Lokasi yang yang mengeluarkan asap ini pada bagian trotoar kayu untuk jalur pejalan kaki. Konstruksi trotoar ini memang memakai bantalan kayu sehingga mudah terbakar.

Dua bulan lalu, Jembatan Lama ini sebenarnya sempat terbakar di bagian tengah jembatan. Akibat kebakaran itu, jembatan sempat hanya dioperasikan untuk satu sisi jalur saja. 

Nur Khamid, Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri saat dikonfirmasi Surya menjelaskan, penyebab asap di Jembatan Lama ada indikasi puntung rokok yang dibuang masyarakat.

"Tadi begitu dapat info ada asap di Jembatan Lama petugas langsung kami kerahkan. Reaksi cepat dan sinergi bersama masyarakat dilakukan pembasahan di lokasi yang keluarkan asap, sehingga kebakaran tidak sampai meluas dan dapat dilokalisir," jelasnya.

"Kami imbau masyarakat untuk tidak buang puntung rokok di sembarang tempat," pungkasnya.

Meski api sudah padam, Nur Khamid juga meneruskan kejadian itu kepada petugas PMK Kota Kediri.

Diharapkan petugas melakukan pembasahan menyeluruh di jembatan.

Untuk mengantisipasi kebakaran, Kantor Disbudparpora Kota sebenarnya telah memasang papan peringatan larangan membuang puntung rokok di sisi barat dan timur jembatan.

Namun tampaknya warga kurang menghiraukan sehingga kasus serupa terulang kembali.

Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved