Breaking News:

Ini Kata Polisi Terkait Pembakaran Motor oleh Ramani

Tindakan ini dilakukan oleh pelaku menurutnya bukanlah atas gerakan aliansi tetapi itu pribadi

Tribun Batam/Eko Setiawan
Kecewa dengan pemerintah, Muhamad Ramani (45) membakar motornya sendiri. Hal ini dilakukan lantaran protesnya trhadap pemerintah terkait pindahnya kantor gojek tidak ditanggapi. 

Laporan Tribun Batam, Eko Setiawan

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Sejauh ini, Muhamad Ramani (45) masih terus menjalani pemeriksaan di unit reskrim Polsek Batam Kota.

Pemeriksaan ini terkait pembakaran motor di depan kantor Gojek di kawasan Batam Centre.

Kapolsek Batam Kota Kompol Firdaus mengatakan, sejauh ini motif pelaku yakni sakit hati dan kecewa dengan pihak pemerintah yang seolah tidak tegas atas peraturan yang dibuat mereka.

"Motifnya memang sakit hati dan kecewa dengan pemerintah. Makanya dia melakukan pembakaran motornya sendiri," terangnya.

Dikataknya, ‎tindakan ini dilakukan oleh pelaku menurutnya bukanlah atas gerakan aliansi etapi itu pribadi.

Baca: Usai Bakar Motornya Sendiri, Muhamad Ramani Dibawa ke Polsek

"Jadi itu bukan persatuan pangkalan ojek. Tetapi pribadi," lanjutnya.

Ia berharap, kegiatan ini tidak berulang kembali di masa yang akan datang. Dan masyarakat diharapkan saling menahan diri.

Selain itu, polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak pemerintah, karena sebelumnya pemerintah sempat menutup kantor ojek yang ada disini. (koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved