Pria Ini Konsumsi Sabu-sabu Agar BAB Lancar

Iwan (37)dan Elisa (45), masing-masing pria dari Pasar Kembang dan Setro, Surabaya, punya masalah pencernaan yang membuat mereka sulit buang air besar

Pria Ini Konsumsi Sabu-sabu Agar BAB Lancar
surabaya.tribunnews.com/Irwan Syairwan
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Iwan (37) dan Elisa (45), masing-masing pria dari Pasar Kembang dan Setro, Surabaya, punya masalah pencernaan yang membuat mereka sulit buang air besar (BAB). 

Namun, anehnya, untuk melancarkan buang air besar itu, mereka malah mengisap sabu-sabu. Alih-alih sembuh, mereka malah harus meringkuk di dalam ruang tahanan.

"Saya ini punya kebiasaan sulit BAB, kemudian oleh teman didiberi saran pakai sabu. Katanya setelah pakai, BAB bisa lancar," kata Iwan di Mapolsek Simokerto Surabaya, Selasa (17/10/2017).

Iwan mengaku, diirinya dan Elisa biasa mendapatkan sabu dari Jl Kunti Surabaya

"Biasanya sebelum berangkat dari rumah, telepon dulu dan nanti tinggal ambil di Jl Kunti," tambah Iwan,

Kapolsek Simokerto, Kompol Masdawati Saragih menuturkan, kedua pelaku diringkus di pertigaan Jl Kapas Krampung Surabaya. Mereka sudah dibuntuti anggota Unit Reskrim setelah mengambil sabu dari Jl Kunti.

"Kami sudah mengincarnya dan membuntuti setelah dari Jl Kunti. begitu sampai perigaan jalan Kapas Krampung kami hentikan," kata Masdawati.

Selanjutnya, polisi melakukan pengeledahan ke kedua pelaku. Hasilnya, petugas menemukan sabu yang dibungkus plastik di saku sebelah kiri salah satu pelaku.

"Kami menemukan barang bukto sabu seberat 0,3 gram di saku salahs atu pelaku," tutur Masdawati.

Setelah itu, polisi menggelendang dua pelaku ke Mapolsek Simokerto guna menyidikan lebih dalam. barang bukti sabu dan dua plastik klip ikut diamankan.

Aats tindakan yang dilakukan etrsbeut, dua pelaku bakal dijerat Pasal 112 (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan hukuman maksimal 20 tahun penjara. 

Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved