Breaking News:

Nekat, Lahan untuk Taman di Bawah Flyover Pelabuhan Tanjung Mas Jadi Warung dan Tempat Parkir Truk

Lahan yang sedianya dibuat taman itu justru dijadikan sebagai tempat parkir truk angkutan barang pelabuhan.

Tribun Jateng/ Radlis
Warga Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara mengeluhkan aktifitas parkir truk kontainer di bawah kolong flyover Lahan di bawah kolong flyover tepat di depan Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. Lahan yang sedianya dibuat taman itu justru dijadikan sebagai tempat parkir truk angkutan barang pelabuhan. Tak hanya itu, warung warung makan juga berdiri di lokasi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Warga Kelurahan Tanjung Mas, Semarang Utara mengeluhkan aktifitas parkir truk kontainer di bawah kolong flyover Lahan di bawah kolong flyover tepat di depan Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang.

Lahan yang sedianya dibuat taman itu justru dijadikan sebagai tempat parkir truk angkutan barang pelabuhan. Tak hanya itu, warung warung makan juga berdiri di lokasi.

Warga sekitar lokasi, Pribadi (52), mengatakan, sebelumnya di lokasi hanya didugakan untuk parkir truk namun lama kelamaan warga merobohkan pondasi yang sedianya dijadikan taman.

"Awalnya cuma parkir di pinggir jalan saja, lama lama masuk ke kolong. Lalu ada juga yang robohkan pondasi lalu bikin warung dan jualan minuman keras. Itu memang diniati, lah cor lantainya saja datangkan mobil molen," kata Pribadi, Senin (27/11/2017).

Warung warung yang didirikan di bawah kolong flyover tersebut sebagian milik warga Tanjung Mas. "Sebagian juga orang luar, bukan orang sini," katanya.

Pribadi menuturkan, kondisi di lokasi juga semakin semrawut lantaran keberadaan bilik bilik karaoke yang terbuat dari triplek (kayu lapis).

"Jadi warung di kolong flyover itu juga jualan minuman keras. Kadang yang beli itu pemilik pemilik karaoke," katanya.

Warga lain, Junanto, mengatakan, sebelum mendirikan warung, pemilik merubuhkan pondasi taman. Lokasi kemudian ditimbun material dan diratakan.

"Terus di cor lantainya pakai truk molen itu," katanya.

Seorang warga yang saat itu sedang membangun warung malah terkesan menantang saat ditanya Tribun Jateng.
Dia mengaku tidak akan ada yang berani merubuhkan warung yang didirikannya.

"Siapa yang berani robohkan? Tak enteni neng kene (saya tunggu di sini)," ujarnya berlalu tanpa menyebut nama.
Sementara itu, Camat Semarang Utara, Aniceto Magno da Silva, membenarkan adanya perusakan pondasi di bawah kolong flyover Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

Dia mengaku telah menerima laporan terkait alih fungsi lahan yang harusnya dijadikan taman menjadi lokasi parkir truk dan warung.

"Benar itu (informasiny, mereka jadikan tempat parkir truk dan dibangun warung. Segera kami koordinasi dengan Satpol PP untuk penindakan," kata Aniceto.

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved