Breaking News:

Polda Sumut Periksa Orangtua Siswa Siluman SMA Negeri 2

Sejumlah staf dan pegawai di SMA Negeri 2 yang ditemui Tribun terkesan menutupi di ruang mana pemeriksaan dilakukan

Tribun Medan/Array Argus
Ketua Komnas PA Indonesia, Arist Merdeka Sirait saat berdialog dengan siswa siluman SMA Negeri 2 Medan, Selasa (17/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Sejumlah orangtua siswa sisipan atau siswa 'siluman' di SMA Negeri 2 diperiksa penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut. Pemeriksaan dilakukan sejak pukul 09.00 WiB tadi.

Sayangnya, sejumlah staf dan pegawai di SMAN 2 yang ditemui Tribun terkesan menutupi di ruang mana pemeriksaan dilakukan. Beberapa pegawai wanita yang diwawancarai kompak mengatakan tidak tahu.

Baca: Jaksa KPK Menikmati Kelakuan Setya Novanto Dalam Sidang Perdana

Baca: Ibu Muda Kaget Tiba-tiba ABG Ini Masuk Kamarnya dan Langsung Main Remas

"Memang bapak (Kepala sekolah) ada tamunya. Tapi kami enggak tau di mana (pemeriksaan). Karena kan ruang bapak masih pindah-pindah," ungkap seorang wanita berjilbab hijau yang ditemui Tribun di samping ruang Tata Usaha, Jumat (15/12/2017).

Pegawai lainnya yang kebetulan berada di dekat ruang Tata Usaha mengatakan petugas yang datang ada sekitar enam orang. Namun, pegawai perempuan bertubuh gempal tersebut juga mengaku tak tahu dimana pemeriksaan dilakukan.

"Kurang tau kami dimana. Tapi memang bapak (Kepala sekolah) ada tamunya (dari Polda Sumut)," katanya.

Dari informasi di lapangan, beberapa orangtua siswa dimintai keterangannya terkait dugaan suap siswa sisipan di SMA Negeri 2. Akibat siswa sisipan ini, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 yang lalu, yakni Sutrisno dicopot dari jabatannya.

Posisi Sutrisno digantikan oleh Buang Agus, yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan di SMA Negeri 1. Saat dikonfirmasi wartawan, Agus membenarkan dirinya tengah bertemu dengan petugas Subdit III Tipikor Polda Sumut.

Hingga saat ini, pemeriksaan masih berlangsung. Sayangnya, sejumlah pegawai enggan menunjukkan dimana pemeriksaan sejumlah orangtua siswa itu dilakukan.

Penulis: Array Anarcho
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved