Breaking News:

Petir Sambar Televisi, Farid Tak Sadarkan Diri

Rumah warga RT 011 RW 002 Desa Sindangjaya, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes petir'>disambar petir.

Editor: Hendra Gunawan
Polsek Ketanggungan
Korban tersambar petir sedang menjalani perawatan di puskesmas cikeusal kidul kecamatan ketanggungan, brebes. Dok Kapolsek Ketanggungan/ Istimewa 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNNEWS.COM, BREBES - Rumah warga RT 011 RW 002 Desa Sindangjaya, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes disambar petir.

Sekretaris desa setempat, Amat Syukur, mengatakan peristiwa terjadi ketika hujan mengguyur daerah setempat pada Senin (18/12/2017) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

"Saat hujan terdengar suara petir cukup keras," kata Amat, Selasa (19/12/2017).

Setelah itu, ia mendapatkan laporan ada rumah warganya yang tersambar petir.

Ia pun langsung ke lokasi kejadian dan melaporkan hal tersebut kepada kepolisian.

Ternyata benar, setelah suara petir yang menggelegar itu, seorang warganya, Muhammad Farid (31), tergeletak dan tak sadarkan diri.

Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto, melalui Kapolsek Ketanggungan, AKP Jumadi, menceritakan kronologi kejadian kenapa korban tergeletak tak sadarkan diri setelah petir menyambar rumahnya.

Ketika hujan turun, suara petir terdengar cukup keras.

Bebarengan dengan itu, terdengar suara letupan dari barang elektronik di rumahnya.

"Setelah korban memasang foto di dinding ruang tamu, dia berjalan menuju dapur. Saat berjalan, tiba- tiba televisi (TV) meledak. Dia pun jatuh tertelungkup dan tak sadarkan diri," kata Jumadi.

Sebelum meledakkan televisi, petir diduga menyambar antena televisi yang berada di atas rumah.

Korban pun langsung dibawa ke Puskesmas Cikeusal Kidul. Setelah diperiksa, rambut korban terbakar.

"Alhamdulillah, korban tidak apa- apa. Hanya rambutnya seperti bekas terbakar," imbuhnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved