Sabtu, 30 Mei 2026

2 Guru PPPK di Konawe Sultra yang Sempat Digerebek Istri Kini Dinonaktifkan Sekolah

IS dan WA, dua oknum guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya dinonaktifkan.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
Times of India
SELINGKUH - IS dan WA, dua oknum guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang digerebek selingkuh akhirnya dinonaktifkan. IS dan WA merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 

Ringkasan Berita:
  • IS dan WA, dua oknum guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya dinonaktifkan.
  • IS dan WA merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
  • Kedua guru tersebut dinonaktifkan menyusul laporan dugaan tindak pidana perzinahan.


TRIBUNNEWS.COM, KONAWE – IS dan WA, dua oknum guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang digerebek selingkuh akhirnya dinonaktifkan.

IS dan WA merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kedua guru tersebut dinonaktifkan menyusul laporan dugaan tindak pidana perzinahan.

Baca juga: Klarifikasi Anggota DPRD Fakfak dan Bidan Istri Polisi usai Digerebek: Tidak Ada Perzinahan

Dua guru ini sebelumnya dilaporkan oleh AST (24)-- istri sah IS--usai memergoki sang suami tengah berduaan bersama WA dalam kamar rumah mertuanya di Kecamatan Lambuya, Senin (18/5/2026) malam.

SU, Kepala Sekolah SMA tempat dua oknum guru tersebut mengajar membenarkan terkait penonaktifan IS dan WA.

SU mengatakan keduanya dinonaktifkan dari tugas, tanggung jawab, dan jabatan di sekolah, dalam rapat dewan guru dan staf yang dilaksanakan, Kamis (21/5/2026).

 

 

"Benar, guru IS dan WA sudah dinonaktifkan sementara dari tugas dan tanggung jawab di sekolah," ujar SU kepada TribunnewsSultra.com, Jumat (22/5/2026).

"Artinya kedua guru tersebut sementara waktu tidak mengikuti aktivitas mengajar maupun kegiatan sekolah lainnya," katanya menambahkan.

SU mengatakan penonaktifan tersebut diberikan kepada IS dan WA, yang saat ini tengah menjalani proses hukum.

"Karena kasusnya sudah masuk dalam ranah hukum, sehingga yang bersangkutan dinonaktifkan agar bisa menjalani proses hukum yang sedang berjalan," ujarnya.

"Selain itu, kami juga menjaga psikis anak-anak sekolah dengan adanya hal ini," katanya.

Kronologi Guru Digerebek Istri Sah

Sebelumnya diberitakan, oknum guru PPPK salah satu SMA Negeri di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), digerebek istri sah, tengah berduaan dengan wanita lain.

Guru inisial IS dipergoki bersama rekan wanitanya inisial WA yang juga merupakan guru PPPK di SMA Negeri tersebut.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Sultra
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved