Sabtu, 25 April 2026

Seorang Dosen Meninggal Saat Snorkeling di Pantai Lipah

Seorang dosen bernama Kertiaso (71) meninggal dunia saat melakukan snorkeling di Pantai Lipah, Banjar Dinas Leean, Desa Bunutan, Kecamatan Abang.

Editor: Dewi Agustina
Imgarcade
Ilustrasi tewas tenggelam. 

TRIBUNNEWS.COM, AMLAPURA - Seorang dosen bernama Kertiaso (71) meninggal dunia saat melakukan snorkeling di Pantai Lipah, Banjar Dinas Leean, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali, Minggu (31/12/2017) sekitar pukul 10.45 Wita.

Korban ditemukan tak bernyawa di sekitar Pantai Lipah.

Kapolsek Abang, AKP Nyoman Sugita Yasa mengungkapkan, pria asal Bogor berangkat snorkeling pukul 10.00 Wita bersama istrinya Didiek Ardiana Kartiarso (66).

Sampai di tempat kejadian perkara (TKP), korban berangkat snorkeling bersama saksi Angela Ruth (45), Warga Negara Asing (WNA) asal Australia.

Baca: Warga Jepang Tuntut Apple Ganti Rugi Ponsel iPhone

"Di pantai korban bersama saksi Angela Ruth, snorkeling dengan menggunakan kaca dan masker. Mereka snorkeling dengan jarak kurang lebih 10 meter dari bibir pantai sedang istri korban berada di pinggir," jelas Sugita, kemarin.

Sekitar pukul 10.45 Wita, Angela Ruth melihat korban berulang kali membuka masker snorkeling.

Saksi menghampirinya dan menanyakan kepada korban apakah ada masalah.

Korban yang saat itu telah di pinggir perairan tidak menjawab dan napasnya tersengal-sengal.

Melihat kondisi korban, Angela Ruth sempat meengajak ke darat namun saksi tak kuat lantaran berat.

Angela yang kerja sebagai guru meminta tolong kepada warga dan beberapa menit kemudian warga berdatangan.

Baca: Ketika Deddy Mizwar dan Hidayat Nur Wahid Adu Argumen di Sosial Media

Korban akhirnya dibawa ke pinggir laut.

Sesampai di darat warga sekitar berusaha melakukan pertolongan.

Ada yang berupaya memberikan napas buatan dan oksigen.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved