Alumnus SMAN 3 Lamongan Ini Mengaku Emoh Kuliah dan Ingin Jalani Profesi Ini
Akibat suratnya viral teman-temannya banyak yang menuding FS telah menjelek-jelekkan nama sekolah
Laporan Wartawan Suya Hanif Manshuri
TRIBUNNEWS.COM, LAMONGAN - Jagad media sosial digegerkan oleh FS, alumnus SMAN 3 Lamongan yang mengirimkan surat ke mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
FS mengaku ijazahnya disandera pihak sekolah karena dia tak mampu melunasi biaya.
Setelah beberapa hari menghilang, siswi berwajah cantik ini pulang ke rumah, Rabu (3/12/2017) malam.
Selama tidak di rumah, FS mengaku ada di rumah temannya dan menghilang dari rumah karena bingung setelah viral di medsos.
Di hadapan sejumlah wartawan, akhirnya FS berani buka suara.
Baca: Surati Ahok, Sisw SMAN 3 Lamongan Batal Dapat Beasiswa AMI Foundation
"Saya kemarin di rumah teman, tapi masih di dalam kota Lamongan. Dan tadi malam baru pulang, " ungkap FS di rumahnya, Jl. Kusuma Bangsa.
Ia memang berkirim surat ke Ahok. Hanya saja, dalam surat sebanyak 3 lembar tersebut, Ia hanya menulis agar Ahok diberi kesabaran dan tetap tabah.
Di lembar kedua, sebuah puisi yang ia tujukan juga kepada Ahok.
"Di lembar ketiga, saya curhat tentang keluarga saya dan cerita kalau ijazahnya masih di sekolah," katanya.
Ia akhirnya berterimakasih kepada sekolah karena telah memberikan ijazahnya tanpa biaya sama sekali.
FS memastikan tidak ada maksud sama sekali untuk menjelek-jelekkan nama sekolah.
Baca: Cerita tentang Anak Lamongan yang Tulis Surat ke Ahok
Akibat suratnya viral, teman-temannya banyak yang menudingnya telah menjelek-jelekkan nama sekolah.
Dia juga membantah telah menang dalam lomba puisi tentang Ahok.
"Saya hanya berkirim surat ke Ahok," katanya.
FS mengaku tidak berniat melanjutkan pendidikan lebih tinggi, hanya ingin kursus rias dan jadi penulis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/fs-lamongan_20180104_181005.jpg)