Breaking News:

Ibu dan Dua Anaknya yang Tewas Berpelukan Saat Kebakaran Dikubur dalam Satu Liang

Arita juga berharap korban yang memiliki anak bayi, balita atau istri yang sedang mengandung diharapkan untuk tidak tinggal di Posko Bantuan

Editor: Eko Sutriyanto
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
KEBAKARAN 5 RT - Petugas BPBD menghindari api yang membesar pada kebakaran yang terjadi di RT 13 Jl Wiluyo Puspoyudo, Klandasan Ulu Balikpapan, Jumat (5/1) dini hari. Akibat kejadian ini lebih dari 100 bangunan terbakar, 1000 orang mengungsi dan tiga orang tewas. (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN) 

TRIBUNNEWS.COM,  BALIKPAPAN - Sri Aminah yang merupakan korban tewas bersama dua anaknya dalam kebakaran yang terjadi di Klandasan Ulu dini hari, Jumat (5/1) kemarin dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum BDS, Balikpapan Selatan.

Penguburan dilaksanakan usai shalat Jumat.

Ibu dan dua anaknya menjadi korban kebakaran ini dikubur dalam satu liang lahat .

Istri Walikota Balikpapan Arita Rizal Effendi hadir dalam pemakaman tersebut. "Saya kurang tahu juga dikubur satu lahat atau tidak. Tapi tadi yang dibacakan doa hanya satu makam. Kemungkinan dikubur satu liang lahat," kata Arita.

Dia pun tidak menanyakan lebih lanjut karena menjaga perasaan keluarga korban.

"Saya kurang tahu juga, tadi ibu tidak enak mau tanya-tanya karena masih suasana berduka," kata Ketua Tim PKK Balikpapan.

Baca: Kebakaran di Belakang Kantor Walikota Balikpapan, Sri Aminah Ditemukan Tewas Peluk Dua Anaknya

Dalam kebakaran ini, PKK Balikpapan memberikan bantuan Rp 5 juta.

"Kami memberikan dana supaya bisa digunakan untuk keperluan lain. PKK Kalau kesehatan dipantau oleh Dinas Kesehatan," ungkapnya.

Arita juga berharap korban yang memiliki anak bayi, balita atau istri yang sedang mengandung diharapkan untuk tidak tinggal di Posko Bantuan.

"Kalau ada rumah keluarga mending tinggal dirumah keluarga, meninggat kesehatan di Posko Bantuan bersama-sama. Apalagi ada wabah kasus difteri, kalau bisa tidak usah dulu tinggal di Posko. Kalau ada bantuan dan sebagainya nanti dibagi rata oleh tim," ungkapnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Suseno menyebutkan ada tiga korban yang tewas dalam kebakaran yang terjadi di Klandasan Ulu.

Tiga korban tersebut adalah seorang ibu dan kedua anaknya. Korban yakni Sri Aminah (35), Daffa (7), dan Fauzan (3).

Semantara untuk korban yang meninggal dunia lanjut Suseno, korban yang meninggal merupakan warga RT 12 No 47 Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota. "Dugaan kejadian, kami masih belum tahu. Bisa jadi mereka sedang tidur," kata Suseno.

Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved