Pria Mabuk Bawa Gunting Masuk Minimarket, Karyawati Panik dan Ini yang Terjadi Kemudian

Usai kejadian karena barang-barang toko sempat berantakan gara-gara pria mabuk itu melempar mainan

Pria Mabuk Bawa Gunting Masuk Minimarket, Karyawati Panik dan Ini yang Terjadi Kemudian
Istimewa Dok Instagram Info Cimahi.
Petugas kepolisian mengamankan pria mabuk yang membuat keresahan di Kota Cimahi, Sabtu (3/3/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNNEWS.COM,  CIMAHI - Anggota Polsek Cimahi mengamankan pria mabuk yang masuk ke minimarket di kawasan Jalan Amir Machmud, Kelurahan Setiamah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Sabtu (3/3/2018) malam.

Pria yang belum diketahui identitasnya itu saat ini telah diamankan di Mapolsek Cimahi.

Kejadian tersebut berawal ketika pria mabuk itu masuk ke minimarket dan mendekati dua kasir tanpa berbicara sambil membawa gunting, sekitar pukul 22:30 WIB.

Beruntung gunting yang dibawa pria itu tidak sempat membahayakan kasir karena warga setempat langsung mengamankan pria mabuk itu dan melaporkannya ke Polsek Cimahi.

Pantauan Tribun Jabar, Minggu (4/3/2018) minimarket yang beroperasi 24 jam itu tampak telah beroperasi seperti biasa dan barang-barangnya pun terlihat rapi.

Hal itu berbeda dengan usai kejadian karena barang-barang toko sempat berantakan gara-gara pria mabuk itu melemparkan mainan.

Baca: JRPP Dukung Pemprov DKI Tertibkan Minimarket Tak Berizin

"Saya datang tak lama setelah kejadian, kemudian untuk sementara ditutup dulu. Pukul 24.00 WIB dibuka lagi, karena ada mainan yang rusak," ujar Pauji Aziz saat ditemui di lokasi kejadian, Jalan Amir Machmud, Kelurahan Setiamah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Minggu (4/3/2018).

Sementara kasir perempuan yang tadi malam dikejar pria mabuk itu, kata dia, hingga saat ini masih syok karena baru pertama kalinya mengalami kejadian tersebut.

Sedangkan untuk meningkatkan keamanan, lanjut dia, ketika shift malam pihak minimarket mempekerjakan kasir satu perempuan dan satu laki-laki.

"Tadi malam kan dua-duanya perempuan jadi mereka ketakutan. Kalau sekarang shift malam itu minimal harus ada laki-lakinya," katanya.

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved