Kamis, 18 Juni 2026

Bajing Loncat Tewas Ditembak Usai Sabet Tangan Polisi Pakai Celurit

Anggota Resmob Polres Malang menembak pelaku kejahatan modus bajing loncat, Hermanto (44) warga Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
net
Ilustrasi tembakan 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Anggota Resmob Polres Malang menembak pelaku kejahatan modus bajing loncat, Hermanto (44) warga Desa Mulyoagung Kecamatan Dau Kabupaten Malang.

Akibatnya pelaku terkena tembakan di punggung dan meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit dan kini jenazahnya ada di RSSA Malang.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda mendampingi Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan, pelaku merupakan DPO Polres Malang sejak tiga bulan lalu.

Tim Resmob berhasil mengetahui keberadaan pelaku saat berada di rumah iseri sirinya di Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang yang langsung melakukan penyergapan.

Baca: Anggota Intel Tak Tertolong Disabet Pisau Beracun, Pelakunya Sempat Mengaku Mahasiswa

"Saat disergap di dalam rumah, pelaku kabur lewat ventilasi udara ke belakang rumah. Tapi di belakang sudah ada anggota yang menjaganya," kata Adrian Wimbarda, Jumat (11/5/2018) malam.

Mengetahui dicegat anggota Resmob di belakang rumah, kata Adrian Wimbarda, pelaku melakukan penyerangan terhadap anggota Resmob tersebut dengan celurit.

Petugas terluka di tangan kanan terkena sabetan celurit.

Melihat pelaku menyerang salah satu anggota Resmob hingga terluka, anggota lain langsung melakukan tembakan ke arah pelaku dan mengenai punggung.

Baca: Warsini Gemetaran Jatuh Bangun Sampai Lima Kali, Sempat Terguling-guling di Turunan Curam

Saat itu juga, pelaku dilarikan ke rumah sakit.

"Tapi pelaku meninggal dunia dalam perjalanan menuju RS," ucap Adrian Wimbarda.

Dijelaskan Adrian, pelaku diketahui melakukan aksi kejahatan di dua TKP. Yakni di wilayah Turen Kabupaten Malang dan Sidoarjo.

Dimana dari dua TKP tersebut setidaknya ada delapan unit truk trailer menjadi korban kejahatannya.

Untuk modus yang digunakan pelaku, menurut Adrian, dengan menggandakan kunci truk trailer yang sedang parkir.

Selanjutnya truk trailer bermuatan barang tersebut dibawa lari pelaku setelah berhasil dihidupkan.

Sedangkan sopir truk dibuang di perjalanan.

Baca: Polisi Segera Periksa Staf LBB dan 7 Siswa terkait Dugaan Penyadapan Soal UNBK di SMP 54

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved