Breaking News:

Gempa di Sulteng

Ahli Tsunami dari ITB Ungkap Temuan Pemicu Tsunami di Palu Usai Lakukan Survei

Ahli Tsunami Dr. Eng. Hamzah Latief dari ITB mengungkap temuan penyebab tsunami Palu setelah melakukan survei

Editor: Daryono
TRIBUN/DANY PERMANA
Warga mencari barang berharga dan keluarganya yang masih hilang di sekitar kediamannya yang telah tersapu tsunami di kawasan pelabuhan Wani I, Kabupaten Donggala, Selasa (9/10/2018). Gempa dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah mengakibatkan ribuan warga yang selamat mengungsi ke tempat-tempat aman. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Ahli Tsunami Dr. Eng. Hamzah Latief dari Kelompok Keahlian Oseanografi, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi Bandung melakukan pengamatan langsung ke lokasi tsunami yang terjadi di Palu dan sekitarnya, Rabu (10/10/2018).

Tsunami Palu terjadi 6-8 menit setelah gempa.

Lewat survei, ahli ITB mengungkap peristiwa dalam perpektif geologi yang terjadi sebelum tsunami menerjang.

Hamzah menyebut, proses terjadinya tsunami diawali dengan gempa yang dipicu strike slip Patahan Palu Koro.

Baca: Basarnas Evakuasi Jenazah Korban Gempa Palu di Hotel Mercure yang Diduga Tertimpa Tiga Beton

Guncangan itu menyebabkan longsoran sedimen yang oleh aliran sungai dikumpulkan di muara.

Ketika lempeng bergerak, sedimen tersebut meluncur jatuh dan menimbulkan tsunami.

"Teluk palu ini punya kemiringan dari dangkal sampai ke kedalaman 500 meter."

"Karena faktor tersebut (longsoran sedimen) telah menambah kenaikan tinggi muka air laut."

"Tapi penyebab longsoran sedimen belum jelas dari Pantai Talise atau dari mana," ujarnya dikutip di halaman ITB, Senin (15/10/2018).

Hal tersebut terungkap dalam pengamatan yang dilakukan Hamzah saat meninjau beberapa lokasi kejadian tsunami dari mulai Pantai Watusepu, Buluri dan Talise, Sulawesi Tengah, bersama tim ITB, Pusat Studi Gempa bumi Nasional (Pusgen), LIPI, dan Kementrian PUPR.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved