Wanita Penyebar Hoaks Ini Dibebaskan Setelah Minta Maaf

Ini peringatan bagi kita semua, agar jangan mudah menyerbarkan berita yang kebenarannya belum teruji.

Wanita Penyebar Hoaks Ini Dibebaskan Setelah Minta Maaf
Intisari
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, BLITAR - Ini peringatan bagi kita semua, agar jangan mudah menyerbarkan berita yang kebenarannya belum teruji. Apalagi, sampai membuat orang lain, resah dan ketakutan.

Seperti dilakukan Ny Okfianti (30), warga Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.

Karena dianggap kurang hati-hati dan meresahkan warga, ia berurusan dengan Polres Blitar.

Dia dianggap menyebarkan berita bohong (hoax), dengan menuduh seseorang sebagai pelaku penculikan anak. Apalagi, ia juga menyebarkan foto seorang laki-laki, yang dianggap sebagai pelakunya.

Tak cukup hanya diunggah sekali, namun sampai diunggah di facebook-nya sampai berkali-kali.

Karena seringnya diunggah itu sehingga diikuti nitizen lainnya, dengan diunggah di-FB-nya masing-masing.

Akhirnya, berita hoax itu menggegerkan para orangtua di Kabupaten Blitar dalam sebulan kemarin.

Terutama, mereka yang punya anak balita. Sebab, di FB itu dijelaskan, kalau sasaran penculiknya adalah anak-anak yang masih sekolah PAUD atau taman kanak-kanak (TK).

"Dia (Okfianti) sudah kami periksa di Polres dan mengakui kalau dirinya yang menyebarkannya. Katanya, ia dapat foto laki-laki yang dikatakan sebagai penculik anak-anak itu, dari medsos juga. Tanpa dicek kebenarannya, itu langsung disebarkan lewat akun facebook-nya (Zarika Oktafianti)," kata Kapolres Blitar AKBP Anisullah M Ridho, Senin (5/11/2018).

Begitu disebarkan foto laki-laki yang dituduhkan sebagai penculik itu langsung banyak mendapat tanggapan. Bahkan, selama sebulan kemarin (Oktober 2018), terhitung ada ratusan nitizen yang meng-like.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved