Sabtu, 9 Mei 2026

Tak Ada Kandungan Narkoba pada Mainan Sari Buah yang Mengakibatkan Siswa SD Tergolek Lemas

Tak ada kandungan narkoba di dalam mainan sari buah yang sebelumnya dikabarkan membuat seorang siswa SDN 2 Kemantren tergolek lemas.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
Surya/Danendra Kusuma
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiyono menunjukkan pewangi mainan berbentuk buah yang membuat seorang siswa SDN Kemantren 2 Mojokerto mengalami sakit kepala hingga tergolek lemas, Sabtu (10/11/2018). SURYA/DANENDRA 

TRIBUNNEWS.COM, MOJOKERTO - Kandungan mainan sari buah yang sebelumnya dikabarkan membuat seorang siswa SDN 2 Kemantren, Kota Mojokerto tergolek lemas kini terungkap.

Nyatanya, tak ada kandungan narkoba di dalam mainan berbentuk buah tersebut.

Kandungan tersebut dapat diketahui setelah BPOM Surabaya melakukan penelitian selama kurang lebih 2 minggu.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiyono membenarkan, hasil uji laboratorium dari mainan sari buah telah muncul beberapa hari yang lalu.

"Hasilnya negatif, tidak mengandung narkoba," katanya kepada Surya , Sabtu (10/11/2018).

Ia melanjutkan, di dalam mainan tersebut hanya berisi pewangi mainan saja, tak ada zat lain.

"Tak ada zat lain, hanya pewangi dan tak mengandung alkohol juga," lanjutnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Suharyono menjelaskan, yang membuat siswa tersebut mengalami sakit kepala hingga tergolek lemas lantaran mainan pewangi tak digunakan semestinya.

Baca: Jenazah Rudolf Petrus Sayerz Korban Lion Air Tiba di Rumah Duka, Para Pelayat Hibur Sang Istri

Sebab, umumnya cara penggunaan pewangi disemprotkan ke area tubuh, namun siswa ini justru meminumnya.

"Yang membuat dia sakit kepala mungkin karena baunya yang menyengat. Selain itu, dia juga meminumnya," terangnya.

Untuk penjual mainan, kata Suharyono, sampai saat ini belum tertangkap.

Baca: Soroti Pernyataan Jokowi Soal Politikus Genderuwo, Iwan Fals: Abis Ini Apalagi Ya

Selang sehari kejadian itu mencuat, pedagang tersebut sudah tidak menggelar dagangannya di depan SDN 2 Kemantren.

"Penjualnya sampai sekarang tidak ketemu. Saya mengimbau sebaiknya jangan menjual mainan serupa, lebih baik menjual mainan yang aman saja," tandasnya.

Sebelumnya warga Mojokerto sempat dibuat gempar dengan temuan mainan sari buah yang diduga mengandung narkoba pada Selasa (9/10/2018).

Baca: Sahluki Tak Menyangka Menonton Drama Kolosal Surabaya Membara Jadi Permintaan Terakhir Erikawati

Temuan tersebut sempat diabadikan dan dibagikan di media sosial oleh seorang netizen.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved