Minggu, 7 Juni 2026

Jasad Sopir Truk Ditemukan di Selokan, Diduga Sengaja Dibuang

Sesosok mayat pria ditemukan warga sekitar Jalan Harmonika di selokan depan Kantor Departemen Agama (Depag) Kota Samarinda.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
Tribun Kaltim/Christoper Desmawangga
Jenazah pria diduga korban kecelakaan ditemukan di selokan jalan Harmonika, Samarinda Ulu, Jumat (21/12/2018). TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER D 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Sesosok mayat pria ditemukan warga sekitar Jalan Harmonika di selokan depan Kantor Departemen Agama (Depag) Kota Samarinda.

Penemuan mayat pria dengan kondisi tertelungkup itu pertama kali oleh petugas kebersihan jalan yang saat itu sedang menyapu jalan, sekitar pukul 07.15 Wita, Jumat (21/12/2018).

Penemuan mayat tersebut menarik perhatian warga maupun pengguna jalan.

Saat ditemukan, tubuh korban bagian kepala masuk ke dalam jembatan menuju Kantor Depag.

Jenazah ditemukan dengan menggunakan jam tangan di sebelah kiri, kaos warna hitam dan hanya menggunakan celana pendek.

"Kebetulan saya lewat mau ke sekolahan, lalu diberitahu sama petugas kebersihan jalan ada mayat. Dilihat dari tubuh korban, belum lama meninggal, dan masih muda korban," ucap Iwan (46), Jumat (21/12/2018).

Tidak berselang lama, kepolisian bersama unsur relawan tiba di lokasi penemuan mayat, guna melakukan evakuasi menuju RSUD AW Syaharanie.

Baca: Pegawai KONI Tak Sengaja Melihat Tumpukan Uang Senilai Rp 7,4 Miliar di Lantai Ruangan Pimpinan

Belakangan diketahui, korban bernama Darmanto (25), warga Jalan Anggur, yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk antar kota.

Hal itu diketahui dari keterangan keluarga korban yang menyatakan mayat tersebut merupakan anggota keluarganya.

"Ia, ini ipar saya. Dia kerjanya sopir," ungkap Sanjaya (28) kepada Tribun Kaltim.

Sekitar pukul 04.00 Wita, Jumat (21/12/2018) dini hari tadi, pihak keluarga mendapatkan telepon dari seseorang yang tidak dikenal menggunakan nomor handphone korban.

Si penelpon mengatakan bahwa korban baru saja mengalami kecelakaan, usai ditabrak mobil pikap di Jalan Letjen Suprapto, tidak jauh dari Kantor BPOM.

Pihak keluarga pun mendatangi lokasi kejadian, namun saat itu korban sudah tidak ada di tempat.

Keluarga korban lalu mencari ke setiap rumah sakit yang ada di Samarinda, namun korban juga tidak ditemukan.

"Dapat telepon itu, kami langsung cari keberadaan ipar saya ini. Kita sudah cari ke rumah sakit, tapi tidak ada juga. Akhirnya kami laporkan ke polisi," jelasnya.

Dari informasi yang dihimpun, sekitar pukul 03.40 Wita korban diantar oleh istrinya menggunakan motor menuju lokasi truk parkir, di Jalan Letjen Jenderal Suprapto.

Jasad Sopir Truk di Selokan_1
Jenazah pria diduga korban kecelakaan ditemukan di selokan jalan Harmonika, Samarinda Ulu, Jumat (21/12/2018). TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER D

Korban diketahui hendak mengantar besi, serta pupuk ke luar kota.

Diduga, saat korban hendak naik ke truknya, korban ditabrak oleh mobil pikap dari arah persimpangan fly over.

Bahkan, saat itu pengendara mobil pikap hendak melarikan diri, namun berhasil ditahan oleh warga sekitar yang melihat kejadian itu.

Lalu, sopir mobil pikap diminta untuk membawa korban ke rumah sakit.

Namun, korban malah ditemukan di selokan Jalan Harmonika, diduga sopir pikap membuang korban guna menghindari jeratan hukum.

Baca: Penyebab Kematian dr Bagoes Soetjipto Harus Diungkap kepada Publik

"Kalau kami duga korban dibuang sama sopir pikap itu. Karena informasi yang kami dapat, korban ini dibawa oleh pikap itu ke rumah sakit, ternyata ditemukan di selokan," jelasnya.

Hingga saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan.

Satlantas serta Satreskrim Polresta Samarinda turun langsung untuk mencari pelaku, dan penyebab korban tewas.

Sementara itu, jenazah korban hingga pukul 10.00 Wita masih berada di ruang jenazah RSUD AW Syahranie guna menjalani visum.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved