Habib Bahar bin Smith Ingin Sidang Digelar di Bogor, Namun Jaksa Minta agar Sidang di Bandung

Habib Bahar bin Smith, tersangka kasus penganiayaan menginginkan sidang kasusnya digelar di Kabupaten Bogor.

Habib Bahar bin Smith Ingin Sidang Digelar di Bogor, Namun Jaksa Minta agar Sidang di Bandung
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Habib Bahar bin Smith memenuhi panggilan Direktorat Kriminal Umum Polda Jabar di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (18/12/2018). Polisi memeriksa Habib Bahar atas laporan dugaan penganiayaan yang terjadi di sebuah pesantren di Kampung Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada 1 Desember 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Habib Bahar bin Smith, tersangka kasus penganiayaan menginginkan sidang kasusnya digelar di Kabupaten Bogor.

Namun Kejaksaan Negeri Cibinong melayangkan surat penetapan ke Mahkamah Agung (MA) agar sidang kasus itu digelar di Pengadilan Negeri Bandung.

‎"Alasannya biar dekat dengan keluarga. Lalu waktu dan tempat kejadian di Kabupaten Bogor. Jadi Habib Bahar bin Smith berharap sidang digelar di Pengadilan Negeri Cibinong, Bogor. Selain itu, kami pun lebih mudah kalau koordinasi," ujar Sugito Atmo Prawiro SH, pengacara Habib Bahar bin Smith via ponselnya, Jumat (8/2/2019).

Menurut Sugito, tim pengacara keberatan sidang kasus Habib Bahar bin Smith digelar di Kota Bandung. Apalagi waktu dan tempat kejadiannya di Kabupaten Bogor.

MA sendiri belum mengabulkan permintaan Kejaksaan Negeri Cibinong.

"Kami keberatan sidang digelar di Bandung. ‎Secara hukum, tempat dan kejadiannya kan di Bogor. Maka Pengadilan Negeri Cibinong yang berwenang mengadilinya," katanya.

Alasan pemindahan sidang digelar di Kota Bandung menurut Kejati Jabar karena alasan keamanan. Namun, menurut dia, itu tidak masuk akal.

"Saya khawatir ini bukan masalah keamanan, ini politis dan tidak berdasar hukum. Ayo kita sidang di Cibinong. Kalau menyangkut mengenai keamanan saya jamin teman-teman akan disiplin untuk hal yang semacam ini dan akan menghormati proses hukum yang dijalankan," kata Sugito.

Praktisi hukum Fathir Rizkia Latif berpendapat, rencana pemindahan sidang kasus penganiayaan dengan tersangka Habib Bahar bin Smith ke Kota Bandung dari Kabupaten Bogor, jadi preseden buruk bagi dunia peradilan di Indonesia.

Halaman
12
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved