Breaking News:

Eva Kusuma Sundari: Koperasi Hidroponik Alat Perjuangan Ekonomi Warga

Pada kesempatan itu rapat warga dilanjutkan dengan pembahasan bagaimana memanfaatkan peluang bisnis dengan RS Ishaq tersebut.

ISTIMEWA
Eva Kusuma Sundari (tengah) bersama para penari Reog Ponorogo 

TRIBUNNEWS.COM, TULUNGAGUNG-Eva Sundari, anggota Komisi XI DPR Fraksi PDIP mendapat kejutan dari warga Kelurahan Tamanan, Tulungagung Jawa Timur saat berkunjung untuk mendiskusikan tindak lanjut pelatihan hidroponik. Sebanyak 6 penari Reog Kendang menyambut kedatangannya sebelum memulai dialog dengan warga Kelurahan Tamanan, Jumat (8/2/2019) lalu.

Kunjungan anggota DPR dan MPR ini tak lain untuk memantau hasil pelatihan hidroponik yang pernah dilaksanakan di Balai Kelurahan Tamanan pada tgl 28 September 2018 yang lalu.

Sebelum diskusi, para tamu juga mencicipi olahan makanan dan minuman hasil tanaman hidroponik milik warga seperti juice sayur, gado-gado, tahu campur, lontong sayur dll. Kegiatan bernama Kafetaria menyajikan makanan gratis untuk 200 an warga kelurahan.

Neti mewakili warga melaporkan perkembangan yang menarik antara lain bahwa saat ini sebagian warga sudah tidak lagi berbelanja sayuran dari penjual sayur bersepeda (mlijo/ethek) bahkan para bakul ini membeli (kulakan) dari warga saat banjir menerjang persawahan di Tulungagung.

Baca: Komjen Arief Sulistyanto Blak-blakan Soal Pemberhentian 13 Taruna Akpol, Begini Faktanya

Gerakan kerja bakti per RW juga bangkit, dan lahir pula lembaga baru bernama PARIKESIT yang fokus bergerak di bidang lingkungan.

Baca: Eva Kusuma Sundari: Sudah Sepantasnya Presiden Membela Ibu Nuril

Seluruh RW sudah bergerak melakukan pembenahan lingkungan dan bertanam hidroponik jelas Kanti Rahayu, pelopor gerakan hidroponik yang juga anggota Rampak Sarinah Tulungagung.

“Ada peluang menarik berskala besar, yaitu RS Ishaq Tulungagung bersedia menerima hasil hidroponik tetapi harus kontinyu, dan berjumlah besar,” kata Kanti Rahayu.

Pada kesempatan itu rapat warga dilanjutkan dengan pembahasan bagaimana memanfaatkan peluang bisnis dengan RS Ishaq tersebut.

Baca: Presiden Jokowi Resmi Lantik Khofifah-Emil dan Fachrori Umar

“Saya menyarankan pembentukan koperasi sebagai alat perjuangan ekonomi warga Kelurahan Tamanan. Koperasi ini kelak punya unit usaha hidroponik berskala industri selain menaungi bisnis individual para anggota,” ungkap Eva Sundari dalam kesempatan itu.

Bambang Sudiro, Ketua RW5 yang kebetulan pegawai Dinas Koperasi dan UMKM Kab Tulungagung dalam kesempatan itu menyatakan kesediannya memberikan bimbingan teknis baik secara formal maupun informal.

Pada kesempatan tersebut, Eva menjelaskan ada permintaan warga untuk memperbanyak komunitas hidroponik di desa-desa di Kec Kota agar mampu memenuhi potensi permintaan RS Ishaq.

Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved