Minggu, 31 Mei 2026

Banjir Landa Bangka, Warga Dihantui Buaya Nyasar

Pasalnya air yang meluap dari kolong tempat buaya hidup, membuat sang predator ikut hanyut mencari tempat yang aman.

Tayang:
Editor: Hendra Gunawan
Bangka Pos
Warga menangkap buaya di Desa Kayu Besi Kabupaten Bangka. (Bangka Pos/Dok) 

"Masih, kemarinnya masih lebih parah lagi. Truk tronton saja tidak bisa lewat. Pemukiman biaselah aktivitas seperti ini lah," jelas Saryudi.

Banjir yang melanda Desa Kayubesi kata Saryudi pernah sampai dada orang dewasa.

Kondisi ini, sempat membuat warga kelimpungan.

Apalagi, warga takut ada hewan buas yang ikut terbawa arus.

"Ada buaya yang di trans. Sampai ke ujung-ujung sana lah. Pemukiman sampai mushola. Biasa di mushola macem ni (Saryudi menunjukkan tangannya ke dada)," jelas Saryudi.

Buaya Kayu Besi

Ketakutan warga pada kemunculan buaya di Desa Kayu Besi bukan kali saja.

Tahun lalu, warga sekitar sempat dihebohkan kemunculan buaya berukuran besar.

Ukurannya mencapai empat meter dan bobotnya diperkirakan sekitar 600 kilogram.

Predator ganas ini pun menjadi buruan warga.

Berbagai cara dilakukan warga bersama berbagai elemen untuk menangkapnya.

Alhasil, buaya tersebut bisa ditangkap.

Berikut fakta menarik terkait buaya Kayu Besi yang dirangkum Bangkapos.com :

1. Bobot 600 Kilogram

Buaya pemangsa warga Desa Kayubesi Kecamatan Puding Besar berhasil ditangkap. Dua pekan perburuan predator ganas ini, membuahkan hasil.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved