Minggu, 31 Agustus 2025

Erupsi Gunung Merapi

Cerita Para Penambang Tradisional Mencari Berkah dari Aktivitas Banjir Lahar Dingin di Gunung Merapi

Puluhan penambang tradisional berlomba-lomba mengeruk pasir yang melimpah. Slamet menuturkan sehari mampu mengisi penuh satu bak truk dengan pasir.

Editor: Dewi Agustina
Twitter/BPPTKG
Awan panas guguran di Gunung Merapi pada pukul 08.58 WIB, Senin (11/2/2019). 

"Kalau hujan deras di sini atau di puncak gunung, kami tidak berani menggali pasir dan batu. Kami naik dari sungai dan bergegas pulang," ucapnya.

Jika terjadi hujan lebat, dikhawatirkan banjir lahar dingin juga terjadi.

Para penambang sudah mengetahui kapan waktunya mereka menghentikan pekerjaan.

Disinggung penambang skala besar yang menggunakan alat berat, Sawaldi menjelaskan penambang jenis itu tidak diperbolehkan menambang di alur Kali Woro.

"Itu bisa merusak. Ya merusak sungai juga merusak mata pencaharian kami sebagai penambang tradisional. Makanya mereka tidak diperbolehkan menambang di sini," ucapnya. (tim)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Berkah Pasir Merapi bagi Penambang Tradisional

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan