Senin, 11 Mei 2026

Koper Mencurigakan yang Ditinggal di Musala Ternyata Milik Safarudin, Isinya Kitab-kitab

Koper tersebut diletakkan pemiliknya di samping kiri pintu masuk musala dan ditinggalkan pemiliknya begitu saja.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
travelandtourworld.com
Ilustrasi koper 

TRIBUNNEWS.COM, MOJOKERTO - Warga Pacet, Kabupaten Mojokerto menemukan sebuah koper di musala yang berada di area Kawasan Pasar Wisata Pacet.

Koper tersebut diletakkan pemiliknya di samping kiri pintu masuk musala dan ditinggalkan pemiliknya begitu saja.

Setelah sekitar 3 jam koper itu dibiarkan tanpa ada yang mengambil, seorang sekuriti Pasar Wisata Pacet lantas memindahkan koper itu ke pos penjagaan.

Koper tersebut ternyata cukup berat. Warga pun menaruh curiga dengan isi koper tersebut.

Satu per satu warga berdatangan untuk melihat koper. Semakin lama, jumlah warga kian bertambah.

Baca: Sosok Perempuan saat Andi Arief Ditangkap Diduga Pemandu Karaoke, Dijemput 10 Polisi

Mereka mengerubungi koper, namun tak ada satupun yang berani membukanya.

Sebagian warga terlihat memotret temuan koper ini dengan kamera ponsel.

Warga akhirnya memilih untuk melaporkan kejadian ini ke Polsek Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Salah satu anggota Polsek Pacet melakukan antisipasi dengan memasang garis polisi. Warga diminta untuk tidak mendekat ke koper.

"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan sesuai dengan protap, area langsung kami amankan," ujar salah satu anggota Polsek Pacet, Senin (4/3/2019).

Tak berapa lama, muncul seorang pemuda yang keheranan melihat warga berkumpul melihat kopernya.

Pemuda itu bernama Safarudin Musa (23) warga Kalimantan Barat. Safarudin merupakan pemilik koper tersebut.

Musa mengatakan, dia sengaja meninggalkan koper itu di dalam musalaa karena berat.

Setelah meletakkan koper di samping pintu musala, Musa pergi jalan kaki menuju kedai Wi-Fi yang tak jauh dari Kawasan Pasar Wisata Pacet.

"Sesudah menunaikan salat Isya bersama seorang warga, saya pergi ke kedai Wi-Fi. Koper itu saya letakkan di samping kiri pintu musala," jelasnya.

Setelah 3 jam berada di kedai Wi-Fi, Musa mengantuk. Dia memilih kembali ke musala.

"Sesampainya di delan Pasar Wisata Pacet, saya kaget sudah banyak orang dan ada police line. Saya tidak tahu apa-apa awalnya. Namun, selang beberapa menit saya melihat tas saya sudah dipindah di pos penjagaan yang telah diberi police line. Kemudian saya mengambilnya," paparnya.

Musa menjelaskan, dirinya hendak pulang ke Kalimantan Barat setelah menempa ilmu di Pondok Pesantren di Pacet.

Namun, dia tak dapat angkot untuk mengantarnya ke Terminal Mojosari untuk melanjutkan perjalanan ke sanak saudara di Pasuruan.

"Isi koper itu yakni kitab-kitab. Saya meminta maaf sudah membuat kegaduhan. Kalau dibilang salah, ya memang salah saya," tandasnya. (Surya/Danendra Kusuma)

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Warga Mojokerto Heboh Temukan Koper Berat yang Ditinggal di Musholla Berjam-jam, Isinya Kitab-kitab

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved