Sebelum Zulaeha dan Wahyu dan Terjadi Pembunuhan Ternyata 'Ada Masalah'

Pengakuan Wahyu Jayadi yang juga Kepala UPT KKN di UNM, alasan dia menghabisi Siti Zulaeha karena emosi dan tersinggung.

Sebelum Zulaeha dan Wahyu dan Terjadi Pembunuhan Ternyata 'Ada Masalah'
Tribun Timur
Dr Wahyu Jayadi, tersangka pembunuh Siti Zulaeha, disebut sempat mencari gunting kuku sebelum jenazah Siti Zulaeha Djafar ditemukan. 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR -- Hingga kini penyidik Polres Gowa masih terus mendalami kasus pembunuhan seorang pegawai UNM Siti Zulaeha yang menyeret Dosen UNM gelar doktor Wahyu Jayadi sebagai tersangka.

Wahyu Jayadi pun sudah ditahan sejak Minggu (24/3/2019) di Mapolres Gowa.

Pengakuan Wahyu Jayadi yang juga Kepala UPT KKN di UNM, alasan dia menghabisi Siti Zulaeha karena emosi dan tersinggung.

Tetangganya itu terlalu banyak mau ikut campur masalah pribadi dan persoalan keluarganya.

Sehingga keputusan akhirnya menghabisi nyawa Siti Zulaeha.

Baca: KPK: Bowo Sidik Pangarso Sudah 7 Kali Terima Uang

Baca: Bowo Sidik Terjaring OTT KPK, Sekjen Partai Golkar: Kami Tidak Memberikan Bantuan Hukum

Kejadian itu berlangsung Jumat (23/3/2019). Tepat pekan lalu. di Kecamatan Bontomarannu, Gowa, Sulsel.

Kilas balik ke beberapa jam sebelum kejadian, mereka janjian bertemu.

"Ada Masalah". Itulah kalimat yang diucapkan korban melalui pesan kepada tersangka.

Dalam rilis yang diterima Tribun Timur dari Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, menguak awal pertemuan mereka adalah inisiasi korban.

Pukul 17.00 wita, korban ajak pelaku bertemu di parkiran Telkom Pettarani, Jl AP Petta Rani, Makassar.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved