Pemilu 2019

Seorang Dosen Unhas Meninggal Saat Akan Pergi Mencoblos

Kasubdit Humas dan Informasi Publik Direktorat Komunikasi Unhas, Ishaq Rahman membenarkan kabar meninggalnya dosen FISIP Unhas tersebut.

Seorang Dosen Unhas Meninggal Saat Akan Pergi Mencoblos
Istimewa
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Hasanuddin (Hasanuddin), Dr La Tamba (62), berpulang ke rahmatullah, Rabu (17/4/2019) siang tadi. 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr La Tamba (62), berpulang ke Rahmatullah, Rabu (17/4/2019) siang tadi.

Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Dr Wahidin Sudirohusodo, Jl Perintis Kemerdekaan KM 10, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, sekitar pukul 12.00 Wita.

Kasubdit Humas dan Informasi Publik Direktorat Komunikasi Unhas, Ishaq Rahman membenarkan kabar meninggalnya dosen FISIP Unhas tersebut.

Sebelum meninggal, kata Ishaq Rahman, almarhum sempat ditemukan tidak sadarkan diri di depan rumahnya.

Rumah almarhum terletak di Perumahan Dosen (Perdos) Unhas, Blok BG, Kelurahan Tamalanrea Raya, Kecamatan Tamalanrea.

Baca: Mencoblos di Tahanan Polda, Eks Wagub Bali Ketut Sudikerta Gunakan Masker Tutupi Wajahnya

Baca: Klarifikasi Mario Gomez Terkait Isu Bajak Pemain Persib Bandung

"Beliau ditemukan tidak sadarkan diri di depan rumahnya, ketika akan pergi memilih," kata Ishaq Rahman, saat dikonfirmasi tribun-timur.com, Rabu malam.

Hari ini, memang diketahui tengah berlangsung pesta demokrasi serentak (Pileg dan Pilpres) di Indonesia.

Dilarikan ke RS Wahidin

Usai ditemukan tak sadarkan diri, dosen kelahiran 31 Desember 1957 itu langsung dilarikan ke RS Wahidin.

Hanya berselang beberapa jam di rumah sakit tersebut, almarhum menghembuskan nafas terakhirnya.

"Tadi siang, jenazah almarhum setelah disalatkan langsung dimakamkan di Barru," ujarnya.

Baca: Soal Rumor akan Bajak Pemain Persib Bandung, Ini Penjelasan Mario Gomez yang Resmi Melatih Borneo FC

Sementara itu, alumni Program Pascasarjana FISIP Unhas, Risal Pauzi menyebut almarhum sosok dosen yang sangat baik.

"Beliau bukan hanya sebagai seorang dosen, tapi juga sebagai orang tua. Beliau sangat bijak," ujar Risal Pauzi.

Sekadar diketahui, almarhum selama ini dikenal sebagai dosen Administrasi Publik di Fisipol Unhas. (Amiruddin)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Innalilahi, Dosen Unhas Ini Meninggal Dunia Saat Hendak Mencoblos di TPS di Perumdos Tamalanrea,

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved