Dendam Kerap Ditagih Utang Jutaan Rupiah, Maksulmina Bunuh M Ali dan Membuang Jasadnya ke Parit

Merasa berang karena ditagih terus oleh korban, pelaku dendam dan akhirnya pelaku dengan berani menghabisi korban.

Dendam Kerap Ditagih Utang Jutaan Rupiah, Maksulmina Bunuh M Ali dan Membuang Jasadnya ke Parit
Istimewa
Jajaran Polres Bener Meriah dibantu Dit Reskrimum Polda Aceh menangkap pelaku bernama Muksalmina alias Muksal (22), Minggu (5/5/2019) di rumahnya di Dusun Tgk Nyak Cut, Desa Meunasah Barat, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen. 

"Dendam karena ditagih utang terus," jelas Kombes Pol Agus Sartijo.

Lantas berapa besar utang pelaku kepada korban?

"Tidak sampai lima juta," kata Kombes Pol Agus Sartijo.

Baca: Petinggi PKS Minta Presiden Jokowi segera Turunkan Tenaga Medis untuk Dampingi Petugas KPPS

Dieksekusi di Lokasi
M Ali (25) yang dibunuh dan jasadnya dibuang ke parit di Kampung Weh Due, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (1/5/2019) ternyata dieksekusi di lokasi oleh pelaku.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Bener Meriah, AKBP Fahmi Irwan Ramli, melalui Kasat Reskrim Iptu Wijaya Yudi.

Polisi berhasil menangkap terduga pelaku berinisial M (22) di rumah orang tuanya di Kampung Meunasah Barat, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Minggu (5/5/2019) pagi sekira pukul 07.30 WIB.

Ia menjelaskan dari hasil penyelidikan selama lima hari, tim gabungan yang terdiri dari Sat Reskrim Polres Bener Meriah dan Subdit III Jatarnas Polda Aceh serta dibantu Opsnal Satreskrim Polres Bireuen, berhasil menangkap dan mengamankan pelaku.

Pelaku juga mengakui perbuatannya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, modus operandi karena dendam terkait utang.

ANGGOTA polisi dan TNI mengevakuasi mayat tanpa identitas di Kampung Weh Due, Kecamatan Permata, Bener Meriah, Rabu (1/5/2019).
ANGGOTA polisi dan TNI mengevakuasi mayat tanpa identitas di Kampung Weh Due, Kecamatan Permata, Bener Meriah, Rabu (1/5/2019). (Istimewa)

"Korban dan pelaku secara berboncengan berangkat ke Takengon. Jadi sampai di TKP pelaku yang melihat kondisi sekitaran yang sepi langsung mengeksekusi korban dan membuangnya ke parit pinggiran jalan," ungkap Iptu Wijaya Yudi.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved