Diretas, Papan Informasi SPBU di Medan Tampilkan Ujaran Kebencian Pada Jokowi dan Megawati
Nama Jokowi dan Megawati muncul dalam papan informasi elektronik milik SPBU Pertamina di Jalan Marelan IV Kota Medan, Sumatera Utara.
Editor:
Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Nama Jokowi dan Megawati muncul dalam papan informasi elektronik milik SPBU Pertamina di Jalan Marelan IV Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis (23/5/2019) malam.
Papan totem display LED yang biasa menampilkan daftar harga BBM di SPBU tiba-tiba muncul tulisan berisi ujaran kebencian kepada Presiden Jokowi dan mantan Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri.
Akibat peristiwa tersebut, warga sempat berkumpul untuk melihatnya kejadian tersebut.
Running text muncul sekitar pukul 22.00 WIB.
Saat itu, warga yang mengetahuinya langsung heboh lalu merekamnya.
Baca: Kisah Pria 72 Tahun di Kutai Timur Selamat Dari Terkaman Buaya, Tusuk Kelemahan Buaya dengan Tangan
Video rekaman warga lalu viral di media sosial.

Papan display langsung dimatikan setelah diketahui satpam sekitar satu menit kemudian.
Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Roby Hervindo membenarkan kabar tersebut.
"Betul, papan totem display LED milik SPBU Pertamina Marelan diretas," kata Roby, Sabtu (25/5/2019).
Roby menjelaskan peretasan itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.
Tak lama berselang setelah pergantian giliran kerja.
Baca: BPN Siap Buktikan Dugaan Kecurangan, Respons TKN: Apapun Hasilnya Harus berbesar Hati
Petugas sekuriti baru tahu fasilitas di SPBU itu dibajak setelah melihat warga yang bergerombol di depan Totem.
"Totem dimatikan. Langsung di -hard reset untuk dimatikan," ujarnya.
Lebih lanjut, Roby menyebutkan SPBU yang diretas dikelola oleh mitra Pertamina berstatus SPBU DODO (Dealer Owned Dealer Operate) milik swasta dengan nomor seri SPBU 142021141.
Untuk antisipasi secara menyeluruh, pada Jumat (24/5/2019) pagi, Pertamina sudah menurunkan Tim IT Security untuk memeriksa di lokasi.