Diwarnai Letusan Senjata Api Saat Polisi Tangkap Otak Pembobol Rutan Lhoksukon

Cabang Rutan Lhoksukon, Minggu (16/6) sekitar pukul 15.45 WIB dibobol puluhan napi dan tahanan, 73 penghuninya kabur

Diwarnai Letusan Senjata Api Saat Polisi Tangkap Otak Pembobol Rutan Lhoksukon
Foto Kiriman Warga
Petugas menangkap napi yang kabur dari Rutan Lhoksukon 

TRIBUNNEWS.COM, ACEH - Syafrijal (42), warga Desa Meunasah Teungoh, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara, pelaku utama pembobol Cabang Rumah Tahanan Negara (Rutan) Lhoksukon, Aceh Utara  diringkus polisi, Senin (17/6) sekira pukul 14.30 WIB.

Untuk menangkap pria bertatto yang diringkus di Lorong Kiki Salon, Gampong Meunasah Dayah, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, polisi melepaskan tembakan peringatan ke udara agar tersangka tidak lari.

Diberitakan sebelumnya, Cabang Rutan Lhoksukon, Minggu (16/6) sekitar pukul 15.45 WIB dibobol puluhan napi dan tahanan dengan cara merusak tiga lapis pintu, sehingga dari 447 total napi dan tahanan, 73 orang berhasil kabur.

Dalam kejadian itu, seorang sipir dan napi pendamping (tamping) yang berupaya menahan langkah mereka malah dipukul oleh napi dan tahanan yang hendak kabur.

“Awalnya kita mendapat informasi dari warga yang melihat ada pria bertato tidak memakai baju bersembunyi di semak-semak. Kemudian setelah mendapat informasi tersebut polisi dibantu sipir langsung melakukan penyergapan ke lokasi itu dan ternyata orang tersebut adalah Syafrijal yang memang kita cari,” ujar Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah kepada Serambi kemarin.

Baca: ‎Wiranto: Lapas Khusus di Pulau, Napi Mau Ngelayap Perlu Renang dan Nyewa Perahu

Disebutkan, petugas kemudian melepaskan tembakan peringatan ke udara supaya Syfarijal tersebut tidak kabur, tapi ternyata dia langsung kabur ketika hendak disergap.

Namun, karena petugas sudah menguasai lokasi tersebut, sehingga Syafrijal berhasil diringkus.

“Ketika hendak ditangkap, pria itu masih saja melawan petugas,” ujar Kasat Reskrim.

Lalu Syafrijal dibawa ke Mapolres Aceh Utara untuk dimintai keterangan sebelum dikembalikan ke Cabang Rutan Lhoksukon.

“Jadi, nantinya kita akan selidiki siapa saja yang terlibat perusakan fasilitas rutan, seperti kaca jendela, tiga pintu, dan kursi,” ungkap Kasat Reskrim.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved