Breaking News:

Kecelakaan Maut Kereta VS Terios di Indramayu, 8 Orang Tewas Termasuk Janin Baru Dilahirkan

Delapan orang korban meninggal dunia termasuk janin bayi dari seorang ibu yang saat itu tengah hamil tua.

TRIBUNMADURA/DAVID YOHANES
ILUSTRASI - mobil tertabrak kereta di perlintasan tanpa palang pintu di Kabupaten Tulungagung, Rabu (1/5/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Tragedi kecelakaan maut menimpa satu rombongan mobil jenis Daihatsu Terios hitam bernopol E 1826 RA di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (29/6/2019) sore kemarin.

Korban tewas setelah mobil yang ditumpanginya tersambar kereta jurusan Surabaya-Jakarta saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu Cipedang Jubleg Desa Jayamulya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu.

Delapan orang korban meninggal dunia termasuk janin bayi dari seorang ibu yang saat itu tengah hamil tua.

Baca:  KPU Tetapkan Capres-Cawapres Terpilih Hari Ini, Jokowi & Prabowo Akan Bertemu?

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki, mengatakan, kecelakaan bermula saat kendaraan yang ditumpangi para korban memaksakan diri untuk melintasi rel perlintasan yang dijaga oleh warga.

Menurut keterangan warga, kata dia, jarak KA yang hendak melintasi perlintasan itu dengan mobil korban sudah dekat.

"Waktu itu petugas penutup palang sukarela, ada tiga orang," ujar Kapolres.

Kapolres melanjutkan, warga sudah menyarankan agar kendaraan untuk berhenti sejenak.

Namun, sang sopir tetap memaksakan menerobos palang pintu sehingga mengakibatkan mesin mobil mati secara mendadak di tengah-tengah rel.

Saat mesin mobil mati, diceritakan Kapolres, ketiga petugas itu berusaha meminggirkan mobil dengan cara didorong mundur.

Halaman selanjutnya >>>>

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved