10 Desa di Banggai Sulawesi Tengah Diterjang Banjir

Banjir setinggi 30-50 cm menggenangi 10 desa di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Moilong, Kecamatan Toili, dan Kecamatan Toili Barat

10 Desa di Banggai Sulawesi Tengah Diterjang Banjir
BPBD Provinsi Sulteng
Intensitas curah hujan yang tinggi sejak Senin mengakibatkan banjir di wilayah hukum Polsek Toili, Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (18/7/2019) pukul 05.00 Wita. Banjir setinggi 30-50 cm menggenangi 10 desa di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Moilong (5 desa), Kecamatan Toili (4 desa), dan Kecamatan Toili Barat (1 desa). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Intensitas curah hujan yang tinggi sejak Senin mengakibatkan banjir di wilayah hukum Polsek Toili, Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (18/7/2019) pukul 05.00 Wita.

Banjir setinggi 30-50 cm menggenangi 10 desa di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Moilong (5 desa), Kecamatan Toili (4 desa), dan Kecamatan Toili Barat (1 desa).

Data yang diterima Tribunnews dari BPBD Provinsi Sulteng, banjir juga mengakibatkan sebanyak 1.450 KK penduduk terdampak, dengan perincian Kecamatan Moilong 750 KK, wilayah Kecamatan Toili 450 KK, dan Kecamatan Toili Barat 250 KK.

Selain itu sedikitnya 2 jembatan rusak, satu jembatan di antaranya rusak ringan dan masih bisa dilewati.

Intensitas curah hujan yang tinggi sejak Senin mengakibatkan banjir di wilayah hukum Polsek Toili, Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (18/7/2019) pukul 05.00 Wita. Banjir setinggi 30-50 cm menggenangi 10 desa di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Moilong (5 desa), Kecamatan Toili (4 desa), dan Kecamatan Toili Barat (1 desa).
Intensitas curah hujan yang tinggi sejak Senin mengakibatkan banjir di wilayah hukum Polsek Toili, Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (18/7/2019) pukul 05.00 Wita. Banjir setinggi 30-50 cm menggenangi 10 desa di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Moilong (5 desa), Kecamatan Toili (4 desa), dan Kecamatan Toili Barat (1 desa). (BPBD Provinsi Sulteng)

Sementara satu jembatan lainnya rusak berat sehingga tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

Kerugian material diperkirakan sebanyak Rp 400 juta, rinciannya di Kecamatan Moilong Rp 200 juta, Kecamatan Toili Rp 150 juta dan Kecamatan Toili Barat Rp 50 juta.

Hingga Kamis (18/7/2019) pukul 11.54 Wita, hujan sudah mulai reda namun air masih menggenangi beberapa perumahan dan akses jalan belum dapat dilalui.

Dilaporkan tidak ada korban jiwa dan kerusakan rumah akibat bencana banjir ini.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved