Karnaval HAN di Sumedang Diwarnai Hilangnya Anak TK, Puluhan Anggota Satpol PP Dikerahkan

Ibunda Alin, Wati nampak menangis hingga sekujur tubuhnya terus gemetaran sehingga untuk berdiri pun susah

Karnaval HAN di Sumedang Diwarnai Hilangnya Anak TK, Puluhan Anggota Satpol PP Dikerahkan
Tribun Jabar/Seli Andina
Wati memeluk putranya, Alin, yang hilang saat mengikuti karnaval 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNNEWS.COM, SUMEDANG – Dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional, 4000 anak TK/PAUD dari 3 kecamatan, yakni Cimalaka, Sumedang Selatan, dan Sumedang Utara mengikuti karnaval di Alun-alun Sumedang, Selasa (23/7/2019).

Sayangnya, terjadi sebuah insiden seusai anak-anak TK/PAUD tersebut mengikuti devile yang menjadi bagian dari acara karnaval.

Wati (40), nampak menangis kencang hingga sekujur badannya gemetar saat mengetahui putranya, Alin (5), hilang.

Alin dan teman-temannya ikut baris berbaris saat acara defile, namun saat kembali ke Alun-alun Sumedang, murid sebuah TK di Kelurahan Cipameungpeuk, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, itu menghilang.

Wati ditemani salah seorang guru mendatangi tempat panitia untuk mencari anaknya yang hilang.

Baca: Karnaval Kebhinnekaan: IKAL PPSA XXI Apresiasi Kapolda Sumsel

Wati sendiri nampak menangis hingga sekujur tubuhnya terus gemetaran sehingga untuk berdiri pun susah.

"Anak saya hilang habis ikut pawai. Pas saya cari ke kelompok di sekolahnya tidak ada," ujar Wati.

Karena kondisinya yang nampak syok, Wati pun dibawa ke Pos Satpol PP oleh pihak panitia dan sekolah.

Pihak panitia sendiri mengumumkan berita kehilangan anak melalui pengeras suara.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved