Dua Bersaudara Curanmor Ini Ditembak Polisi, Tak Segan Lukai Korban Yang Melawan

Hanya berselang sepekan dari kejadian pencuriannya, ketiga pelakunya berhasil dibekuk, Rabu (31/7) dini hari.

Dua Bersaudara Curanmor Ini Ditembak Polisi, Tak Segan Lukai Korban Yang Melawan
Imam Taufiq/Surya
Dua pencuri motor yang merupakan kakak-adik dengan kaki diperban diperlihatkan di Polres Blitar berikut barang bukti motor hasil kejahatannya, Rabu (31/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, BLITAR - Petugas Buser Polres Blitar dengan cepat mengungkap kasus pencurian motor.

Hanya berselang sepekan dari kejadian pencuriannya, ketiga pelakunya berhasil dibekuk, Rabu (31/7) dini hari.

Yang mengagetkan petugas, dua dari tiga pelakunya adalah saudara kandung atau kakak beradik.

Namun, karena berusaha melawan saat disergap di depan rumahnya, mereka terpaksa ditembak kakinya.

Mereka adalah Wahono alias Spet (46) dan adiknya, Hermawan (42), serta Martimbang alias Timbang (38), ketiganya asal Jl Kolonel Sugiono, Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Mereka mengembat sepeda motor Yamaha Vega R nopol AG 2951 KAN milik Roihan (50), pedagang di Pasar Talun, Blitar.

"Mereka, kami lumpuhkan karena saat ditangkap berusaha melawan petugas. Khawatir mereka lolos, ya dilumpuhkan," kata AKP Shodig Efendi, Kasat Reskrim Polres Blitar.

Menurut mantan Kasat Reskrim Polres Banyuwangi ini menuturkan, pencurian terjadi pada Selasa (23/7) pagi atau pukul 09.00 WIB di Pasar Talun, Blitar.

Awalnya korban yang warga Desa Plumpungrejo, Kecamatan Kademangan menurunkan barang dagangannya dari motor.

Saat korban membawa masuk dagangannya ke dalam pasar, pelaku dengan menggasak motor korban.

Halaman
123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved