Muncul Wanita Lain dalam Kasus Pembunuhan Vera Oktaria, Kekasih Lama Prada DP
Salah satu di antaranya adalah munculnya nama seorang wanita misterius yang diduga memiliki hubungan khusus dengan Prada DP.
Diajak ke kos-kosan
Mengutip Kompas.com, Serli mengaku bertemu dengan Prada DP pada 4 Mei 2019.
Serli dijemput oleh terdakwa di rumahnya, guna diajak menginap di kamar kos-kosan di daerah Seberang Ulu.
"Setelah di kosan tempat kami menginap dia baru cerita kalau sudah kabur. Katanya ada masalah dengan sesama rekannya TNI," ungkap Serli.
Di hadapan Serli, Prada DP menyebut jika korban, Vera Oktaria, membuatnya kecewa.
Berdasarkan cerita yang didengar Serli, Prada DP kecewa karena korban tak kunjung mau datang ke rumah untuk dikenalkan ke orangtua terdakwa.
"Dia cerita dengan saya, Fera itu yang biayai sekolahnya si DP. Hp yang dipakai Fera itu dari dia, Fera kan sering di rumah. DP sering ke rumah Fera bawa makanan, tapi Fera tidak pernah mau kalau diajak ke rumah DP," jelas saksi.
Sebagai mantan kekasih, Serli mengatakan jika Prada DP mengaku tak menjalin hubungan lagi dengan Vera Oktaria.
"Saya sudah putus, saya sudah kesal," ucap Serli menirukan kata-kata Prada DP waktu itu.
Meski begitu, Serli tiba-tiba melihat ada pesan masuk yang diterima Prada DP pada 7 Mei 2019.
Pesan singkat itu dikirim oleh Vera Oktaria, kekasih terdakwa.
Ternyata, pesan singkat itu menjadi awal Prada DP menunjukkan tabiat aslinya.
Prada DP tega meninggalkan Serli begitu saja di kamar kosnya.
Bahkan, Prada DP dengan sengaja mengunci Serli di kamarnya, dan membawa kabur ponselnya.
Semua itu dilakukan Prada DP demi mengajak kekasihnya, Vera Oktaria, ke hotel di Musi Banyuasin (Muba), tempat terdakwa melangsungkan aksinya membunuh dan memutilasi korban.
"Saya tidak tahu dia (Prada DP) kemana. Dia hanya meninggalkan tas berisi baju dan celana, sementara saya dikunci dari dalam," ucapnya. (*)
Source : Kompas.com,Tribun Sumsel,Sripoku
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/serli-marlita-perempuan-yang-menjadi-bahan-pembicaraan-pada-saat-sidang-pert.jpg)