Dikabarkan Hilang Sejak 5 Bulan Lalu, Remaja Asal Tegal Ditemukan Tinggal Tulang, Diduga Dibunuh

Tepatnya Korban yang sebelumnya telah hilang selama 5 bulan, atau 10 hari sebelum puasa Ramadan

Dikabarkan Hilang Sejak 5 Bulan Lalu, Remaja Asal Tegal Ditemukan Tinggal Tulang, Diduga Dibunuh
net
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Penemuan jasad Nurkhikmah yang tinggal tulang belulang dalam karung menghebohkan warga Tegal.

Kisah naas itu dialami remaja berusia 16 tahun yang merupakan warga Desa Cerih, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.

Nurkhikmah menjadi korban pembunuhan keji oleh teman dekat bahkan saudara korban sendiri.

Kasus ini bermula sejak warga sekitar dihebohkan dengan penemuan jasad tinggal tulang-belulang di dalam karung pada Jumat (9/8/2019) pukul 11.00 WIB.

Pembunuhan dalam karung, ditemukan tinggal tulang belulang
Pembunuhan dalam karung, ditemukan tinggal tulang belulang ()

Dari informasi yang dihimpun, Satreskrim Polres Tegal telah menangkap pelaku di balik kasus penemuan jasad tulang belulang dengan kondisi kaki tangan terikat itu.

Baca: Pembunuhan SPG Cantik, Bagus Mengaku Lelaki Penjaja Cinta, Kalap Karena Omongan Korban

Baca: Korban Pembunuhan di Majalaya, Bandung Ternyata Idap Penyakit Marshanda

Baca: 12 FAKTA Kasus Pembunuhan Pacar Baru Dikenal 1 Bulan di Bali: Sempat Izin Sehari Sebelum Dibunuh

Dihimpun dari Tribun Jateng, pihak Satreskrim Polres Tegal langsung melakukan otopsi.

Hasilnya, jasad tersebut adalah mayat Nurkhikmah, remaja yang tidak pulang selama 5 bulan lalu.

Tepatnya Korban yang sebelumnya telah hilang selama 5 bulan, atau 10 hari sebelum puasa Ramadan.

Nurkhikmah (16) diketahui adalah anak pertama dari pasangan Imam Maliki Dan Soisah, warga Desa Cerih Jatinegara.

Kapolsek Jatinegara, Iptu Basri menuturkan, korban diketahui telah hilang berapa bulan sebelum penemuan menggemparkan ini.

Halaman
123
Penulis: Siti Nurjannah Wulandari
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved