Hendi Beri Perhatian Anak Kurang Mampu, Titip Dibahagiakan

Ajakan untuk terus memiliki kepedulian sosial ditekankan Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi saat mengunjungi siswa-siswi Sekolah Kuncup Melati di Gan

Hendi Beri Perhatian Anak Kurang Mampu, Titip Dibahagiakan
Ist
Wali Kota Semarang Hendra Prihadi foto bersama siswa, guru dan pengurus yayasan saat berkunjung ke Sekolah Kuncup Melati di Klenteng Tay Kak sie gang lombok Kelurahan Purwodinatan 

Ajakan untuk terus memiliki kepedulian sosial ditekankan Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi saat mengunjungi siswa-siswi Sekolah Kuncup Melati di Gang Lombok, tepatnya di belakang Klenteng Tay Kak Sie Semarang Tengah. Di hadapan para siswa mulai jenjang TK hingga SMP dan seluruh jajaran pengurus serta pengajar, Hendi sapaan akrab wali kota menyampaikan arti pentingnya kepedulian. Menurutnya, kepedulian merupakan modal berharga untuk menjaga NKRI dengan beragam kemajemukannya.

“Kepada para pendidik siswa-siswi TK hingga SD kelas 1, 2 dan 3, Saya titip untuk terus memberikan suasana kebahagiaan, keriangan bagi anak-anak sehingga tercipta rasa tertarik kepada dunia pendidikan,” pesan Hendi. Sementara, kepada adik-adik di jenjang SD kelas 4 hingga SMP, Hendi juga meminta untuk diberikan pemahaman dan edukasi terkait lingkungan sekitar, mulai dari pemahaman lingkungan rumah, kelurahan, kecamatan, kota, hingga ideologi bangsa dan negaranya.

Dengan cara demikian, diharapkan para siswa yang akan menjadi calon pemimpin bangsa ini akan semakin memahami kemajemukan dan kebhinekaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia untuk kemudian melahirkan pribadi yang mencintai keberagaman serta menjunjung tinggi toleransi, terang Hendi. Pada kesempatan tersebut, Hendi juga mengajak kepada siswa-siswi untuk lebih mengenal dan mencintai Kota Semarang.

Hendi menghimbau kepada anak-anak untuk belajar tentang Kota Semarang, berapa luasnya, berapa jumlah Kecamatan dan kelurahannya.

"Kalau adik-adik sudah cinta dengan Kota Semarang, maka Bapak yakin adik-adik tidak rela ketika melihat lingkungan sekitar tidak bersih. Tidak mungkin seseorang akan menjadi pemimpin ketika tidak memiliki rasa cinta terhadap kota maupun Negaranya," jelas Hendi.

Yayasan Pendidikan Kuncup Melati, tercatat telah memberikan layanan pendidikan selama 69 tahun sejak tahun 1940 lalu. Atas dedikasi tersebut, Hendi pun memberikan apresiasi karena selama 69 tahun, Yayasan Pendidikan Kuncup Melati telah banyak berperan di dalam upaya pemerataan pendidikan. Salah satunya dengan memberikan layanan pendidikan gratis yang diberikan kepada para siswa kurang mampu sehingga dapat mengenyam pendidikan.

“Terima kasih telah membina adik-adik dengan biaya pendidikan grátis, bantuan pendidikan, hingga sembako bagi orang tua murid. Insyaa Allah dengan pola pendidikan yang baik akan tumbuh generasi muda yang baik serta hebat dari sekolah Kuncup Melati ini,” pungkas Hendi.

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved