Lokalisasi Sunan Kuning Semarang Resmi Ditutup, Ini Dukungan yang Dilakukan Satpol PP

Pemkot Semarang sudah memutuskan untuk menutup lokalisasi Sunan Kuning. Saat ini proses penutupan pada tahap pra penutupan.

Lokalisasi Sunan Kuning Semarang Resmi Ditutup, Ini Dukungan yang Dilakukan Satpol PP
Tribun Jateng /Hermawan Handaka
Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto saat melakukan sosialisasi rencana penutupan Resos Argorejo Kawasan Sunan Kuning di Balai RW 04 Kelurahan Kalibanteng Kulon Kota Semarang bersama sejumlah PSK dan penghuni Sunan Kuning, Selasa (18/6). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang sudah memutuskan untuk menutup lokalisasi Sunan Kuning. Saat ini proses penutupan pada tahap pra penutupan.

Satpol PP Kota Semarang bertekat menyukseskan rencana penutupan Lokalisasi Sunan Kuning ini. Satpol PP akan terus melakukan pengamanan agar tahapan penutupan berjalan kondusif.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, tidak hanya selama tahapan pra penutupan saja, pengawalan akan dilakukan pasca penutupan dengan menerapkan sistem piket hingga November.

"Tugas kami hanya melakukan pengamanan. Nanti pada H-2 sebelum penutupan kami akan melakukan piket di area ini bersama stakeholder terkait. Hal itu juga akan dilakukan setelah penutupan," katanya disela-sela sosialisasi dan validasi data di Balai RW 4 Kelurahan Kalibanteng, Kamis (15/8/2019).

Pihaknya juga membentuk Satgas Melati yang terdiri sekitar 15 petugas Satpol PP wanita.

Satgas Melati ini juga akan terus melakukan pengawalan. Menurutnya, saat-saat menjelang penutupan ini, kondisi cukup sensitif.

Sehingga, diharapkan satgas melati ini bisa berkomunikasi dengan baik dengan para pekerja seks komersial (PSK) atau wanita pekerja seks (WPS) untuk menjaga perasaan mereka.

"Kami turunkan struktural wanita. Kami benar-benar ingin menjaga perasaan sehingga penutupan dapat berjalan kondusif," ucap Fajar.

Sementara itu Anggota DPRD Kota Semarang, Rohaini terus memberikan support kepada Pemkot Semarang terkait rencana penutupan lokalisasi itu.

Dia juga mengakui, pasti ada kendala dalam penutupan ini. Namun, dia yakin Pemkot Semarang dapat menutup lokalisasi tersebut.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved