Nasib Tukang Bubur di Garut yang Tergiur Keuntungan Besar

Berjualan bubur sambil mengedarkan ganja, RR (30), warga Bayongbong dibekuk Satnarkoba Polres Garut.

Nasib Tukang Bubur di Garut yang Tergiur Keuntungan Besar
TRIBUNNEWS.COM/Kap Chk Ghesa Khiastra
ilustrasi ganja 

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Berjualan bubur sambil mengedarkan ganja, RR (30), warga Bayongbong dibekuk Satnarkoba Polres Garut.

Usaha sampingan itu dilakoni RR karena untung yang menggiurkan.

Kasatnarkoba Polres Garut, AKP Cepi Hermawan mengatakan, RR menjadi pengedar ganja karena bisa mendapat penghasilan berkali lipat dibanding berjualan bubur.

Usahanya berdagang bubur hanya menjadi kedok.

"Untungnya sangat besar. Tidak perlu susah payah juga. Sambil jualan bubur, pelaku juga menawarkan ganja," ucap Cepi, Senin (18/8).

Selain RR, polisi juga mengamankan tiga warga lain yang membeli ganja. Yakni RM (25), AK (34), dan RJ (37).

Ketiga warga itu sudah jadi langganan RR.

"RR juga sangat berhati-hati menjual ganjanya. Tidak bisa ke sembarang orang. Jadi dia sudah lumayan berpengalaman," katanya.

Pengusutan kasus tersebut bermula dari laporan warga yang resah terhadap aktivitas RR yang biasa berjualan bubur.

RR diduga oleh masyarakat menjual barang haram jenis ganja.

Halaman
12
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved