Bertamu Jelang Tengah Malam, Tukang Servis HP Dikeroyok Hingga Akhirnya Meregang Nyawa

Enam warga Dusun Wanasari Rt 45 RW 08 Desa Budiasih Kecamatan Sindangkasih, Ciamis, ditangkap Polres Ciamis karena diduga melakukan pengeroyokan

Bertamu Jelang Tengah Malam, Tukang Servis HP Dikeroyok Hingga Akhirnya Meregang Nyawa
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNNEWS.COM, CIAMIS – Enam warga Dusun Wanasari Rt 45 RW 08 Desa Budiasih Kecamatan Sindangkasih, Ciamis, ditangkap Polres Ciamis karena diduga melakukan pengeroyokan yang menyebabkan korban, Andi Kuswandi (40) meninggal.

Andi sempat sempat dirawat di RSU Dr Soekarjo Tasikmalaya selama sehari, tetapi nyawanya tak tertolong.

Andi yang juga warga  Dusun Wanasari RW 08 tersebut dikeroyok saat bertamu ke rumah seorang perempuan bersuami Selasa (27/8/2019) tengah malam.

Baca: Kendaraan Lain Rusak dan Terbakar, Ajaib Bus Ini Cuma Lecet saat Kecelakaan Maut di Tol Cipularang

Di saat yang sama di dusun setempat sedang berlangsung hiburan dangdut.

Ke-6 pelaku masing-masing  DR, JP, BH,  FS (tersangkat utama), S dan DM diamankan jajaran Polres Ciamis dan Polsek Cikoneng Minggu (1/9/2019).

Baca: Arif Tewas Dikeroyok Sepulang dari Diskotek di Surabaya, Ini Pemicunya

Pecahan botol miras merek anggur orangtua (AO) disita jadi barang bukti.

Menurut Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso, tersangka pelaku dijerat ketentuan pasal 170 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara jo pasal 351 ayat (1) ke-2 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan.

Kronologis kejadian, menurut Kapolres AKBP Bismo Teguh Prakoso, Selasa (27/8/2019) menjelang tengah malam sekitar pukul 23.45 Andi yang sehari-hari bekerja sebagi montir servis HP tersebut bertamu ke rumah NN sesama warga Dusun Wanasari RW 08 Desa Budiasih.

Halaman
123
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved