Rusuh di Papua

Pesan Buya Syafii Maarif kepada Pemerintah Terkait Persoalan di Papua

"Tingkatkan kearifan lokal dan kearifan nasional. Semua pihak harus saling menerima," kata Buya Syafii Maarif, di Padang, Selasa (3/9/2019)

Pesan Buya Syafii Maarif kepada Pemerintah Terkait Persoalan di Papua
Tribunnews.com/ Gita Irawan
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii Maarif di Gedung Penunjang KPK pada Rabu (28/8/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTAMantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Syafii Maarif memberi saran kepada  pemerintah untuk mengedepankan kearifan untuk menyelesaikan persoalan di Papua dan Papua Barat.

Melansir Kompas.com, pemerintah pusat harus melakukan pendekatan khusus untuk meredam konflik yang terjadi di Papua dan Papua Barat selama dua pekan belakangan.

Baca: Kata Eggi Sudjana Soal Rusuh Papua, Kalau Model Separatis, Jokowi Mestinya Terjunkan Kopassus

"Tingkatkan kearifan lokal dan kearifan nasional. Semua pihak harus saling menerima," kata Buya Syafii Maarif, di Padang, Selasa (3/9/2019).

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu mengatakan, selain pendekatan sosial dan ekonomi, pemerintah harus melakukan pendekatan antropologis kepada masyarakat Papua.

Hal itu karena Papua masuk ke Indonesia tidak sejak tahun 1945.

Papua masuk ke Indonesia belakangan dibandingkan provinsi yang lain.

"Pemerintah harus memahami betul rakyat Papua, memahami asal usul dan kultur di daerah tersebut," kata dia.

Soal adanya dugaan pihak luar negeri menunggangi kerusuhan itu, Buya Syafii Maarif tidak menampik hal itu.

"Kalau kita kuat dari dalam, yang manunggangi tak akan berhasil. Kita masih kuat dari dalam," ujar Buya Syafii Maarif.

Baca: Jokowi Undang Warga Yapen dan Nduga Papua Makan Siang di Istana

Buya Syafii Maarif menyebutkan, pemerintah pusat juga harus mencegah upaya pihak-pihak di Papua yang ingin memisahkan diri dari Indonesia.

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved