Jumat, 29 Agustus 2025

Terserang Penyakit Langka, Penampilan Dua Gadis Asal OKU Ini Masih Imut Seperti Anak-anak

Nadia (19) dan Vika Laona (11), dua saudara kandung ini mengalami pertumbuhan tak lazim diduga akibat terserang TBC kulit.

Editor: Hendra Gunawan
SRIPOKU.COM / Dokumen Polsek Lubukbatang
Kakak beradik penderita penyakit aneh, Nadia (19) pakai jilbab dan sang adik Vika (11) memakai baju kaos putih. 

TRIBUNNEWS.COM, OKU - Nadia (19) dan Vika Laona (11), dua saudara kandung ini mengalami pertumbuhan tak lazim diduga akibat terserang TBC kulit.

Bahkan Nadia yang seharusnya sudah menjadi gadis remaja, saat ini masih seperti anak-anak.

Akibat pertumbuhan fisiknya bermasalah tidak seperti anak-anak seusianya, kedua beradik ini lebih banyak mengurung diri didaam rumah mereka yang beralamat di RT 01 Desa Merbau Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Propinsi Sumatera Selatan.

Nadia sempat sekolah berhenti sampai kelas 4 SD, sedangkan Vika  pernah sama sekali karena malu dengan kondisi mereka.

”Jangankan sekolah keluar rumah saja mereka malu," tutur Zahril seraya menambahkan puterinya pernah diolok-olok teman sebayanya.

Nadia dan Vika anak dari pasangan pasangan ayah Zahril Hamid (39) dan ibu Yunani (37) ini diduga mengalami penyakit TBC Kulit.

Baca: KOMENTAR Pedas Fadli Zon soal Strategi Jokowi di Papua: Sudah Naik Motor Trail Tapi Tak Didengarkan

Baca: Jadwal Kualifikasi Piala Eropa 2020 Matchday 5, Jerman vs Belanda, Inggris vs Bulgaria

Baca: Kick Off Nasional Gala Desa 2019 di Kuningan: Dari Desa Menuju Dunia

Baca: Pameran IEMS 2019 Hadirkan Kendaraan Listrik Karya Anak Bangsa

Kasus penyakit langka ini ditemukan oleh Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari bersama Tim Urusan Kesehatan (Urkes) Polres OKU Anica Tursia AM.Keb, SKM dan Kapolsek Lubut Batang AKP Ujang Abdul Aziz.

Tim Urkes Polres OKU langsung meakukan home visit ke kediaman dua saudara kandung di Desa Merbau untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Pantauan awak media, kondisi tubuh Nadia dan Vika ini sungguh memilukan

Tumbuh kembang fisiknya terambat (tidak berkembang) seperti layaknya anak seusianya.

Ukuran tubuh Nadia dan Vika tidak mengalami tumbuh kembang sempurna.

Di usia Nadia yang sduah 19 tahun namun tubuhnya seperti seperti layaknya anak dibawah usiah 10 tahun.

Bahkan jari-jari dikedua tangan kedua kakak beradik ini memendek akibat penyakit yang mereka derita.

Nadia dan Vika mengeluhkan rasa gatal yang luar biasa akibat penyakit kulit yang mereka derita.

Lebih memiukan lagi kulit disekujur tubuhnya melepuh berwarna kemerahan mirip luka bakar.

Menurut keterangan sang ayah Zahril, kedua puterinya ini sejak lahir sudah menderita penyakit aneh ini , yang pertama terserang penyakit ini adaah Nadia (si sulung).

Gejala awal ada tanda merah di kaki (dekat betis) Nadia , kemudian tanda itu kerap gatal dan mengeluarkan cairan.

Lama kelamaan penyakit ini menular ke bagian tubuh yang lain.

Kemudian lahir puteri kedua Vika, juga mengalami gejala penyakit yang sama, setelah berusia 3 hari juga ada tanda merah di jempol kaki Vika.

Zahril dan isterinya pernah mengajak anak mereka untuk berobat ke puskesmas bahkan pernah dibawa ke rumah Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin Palembang.

Namun karena keterbatasan biaya akhirnya mereka hanya pasrah menanti uluran tangan kaum dermawan membantu biaya pengobatan kedua puterinya.

Diakui Zahril, Kades setempat sudah membantu mengurus surat menyurat yang dibutuhkan untuk berobat.

Perhatian dari pemerintah juga sangat diharapkan oleh pasangan suami isteri yang belum beruntung ini.

Menurut Zahril dia sudah berusaha maksimal mengobati puterinya, sampai-sampai tanah dan kebun habis terjual untuk biaya berobat.

Dikesempatan itu Urmin Kes Polres OKU Anica Tursia yang melakukan pemeriksaan terhadap Nadia dan Vika ini mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal kedua anak ini untuk sementara didiagnosa terkena TBC Kulit.

Indikasi terlihat dari kondisi kulit dan jari-jari tangan yang sudah memendek rambut juga sudah rontok.

“Untuk lebih pasti kita harus periksa labor dulu, sehingga bisa diketahui,” terang Anica.

Anica mengatakan kedua anak ini harus segera dibawa kerumah sakit sehingga cepat mendapat pertolongan.

Sementara itu, Kades Merbau Adiar Marelo membenarkan bahwa kedua anak itu adalah warganya, menurutnya hal ini sudah disampaikan kepada pihak terkait, dalam hal ini tim kesehatan Lubuk batang dan Dinas Sosial Kabupaten OKU.

Sudah pernah melakukan kunjungan ke Nadia dan Vika yang sakit.

Kades juga sudah mengurus pembutan JKN KIS (BPJs) untuk keluarga Zahril ke Dinas Sosial untuk mempermudah pengobatan terhadap keluarga yang belum beruntung ini. (Tribun Sumsel/eni)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Kisah Nyata : Alami Penyakit Aneh, Dua Gadis OKU Ini Terlihat Seperti Bocah

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan