Kebakaran Hutan di Kawasan Gunung Merbabu Meluas

BPBD Kabupaten Semarang berusaha melakukan antisipasi agar kebakaran tidak terus meluas dengan membuat penyekatan

Kebakaran Hutan di Kawasan Gunung Merbabu Meluas
Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Ilustrasi kebakaran hutan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng M Nafiul Haris


TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG
- Balai Taman Nasional Gunung Merbabu terus berupaya memadamkan api menyusul kebakaran hutan  sejak Rabu (11/9/2019) malam.

Kepala Seksi Wilayah I Balai Taman Nasional Gunung Merbabu Nurpana Sulaksono mengatakan titik awal lokasi kebakaran hutan diketahui berasal dari wilayah Dusun Malang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Magelang.

“Perkembangan kebakaran hutan di Gunung Merbabu sampai siang ini masih terjadi dan sedang dilakukan penanganan. Sekarang api mulai mengarah ke timur dan utara dari puncak masuk wilayah Kabupaten Boyolali, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Semarang,” terangnya kepada Tribunjateng.com, di Pos Pendakian Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jumat (13/9/2019)

Menurut Sulaksono untuk sekarang jajarannya bersama BPBD Kabupaten Semarang berusaha melakukan antisipasi agar kebakaran tidak terus meluas dengan membuat penyekatan serta mengurangi bahan yang mudah terbakar.

Ia menambahkan, penyebab kebakaran hutan Gunung Merbabu diduga karena adanya aktivitas oknum didalam kawasan yang melakukan pembakaran kemudian ditinggal dan tidak dimatikan dengan menyiram menggunakan air.

Baca: Peringatan Dini BMKG Besok Sabtu, 14 September 2019: Waspada Kebakaran Hutan dan Gelombang Tinggi

“Hingga kemarin sore luas hutan terbakar berkisar 50 hektar dan terus meluas sampai tadi malam kisaran 150 hektar. Kemudian untuk perkembangan hari ini kami masih menunggu kabar dari rekan-rekan dilapangan. Kami masih menunggu rekapan data dari Magelang, Semarang, dan Boyolali,” katanya

Terkait upaya pemadaman hutan kata dia, belum terdapat rencana dari Balai Taman Nasional Gunung Merbabu menggunakan water boom karena harus ada evaluasi mengenai kondisi wilayah yang terbakar dan kemungkinan lain.

Dikatakannya, sejauh ini yang menjadi kendala dalam upaya pemadaman kebakaran hutan di Gunung Merbabu lantaran lokasi berada di puncak kemudian medan cukup curam dan sumber air diatas sangat sulit.

Sehingga, proses pemadaman masih menggunakan cara-cara tradisional tidak memungkinan dengan cara mekanis.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved