Sabtu, 30 Agustus 2025

Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

Lewat Karya Seni, Mahasiswa Asal Padang ini Tolak RKUHP

Mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri Surakarta, Dionisius Krisnambudi, merespon penolakan RKUHP lewat sebuah karya seni instalasi.

Ist
Melalui karya seni, mahasiswa asal Padang, Dionisius Krisnambudi menolak RKUHP. 

Laporan Wartawan TRIBUNNEWS.COM, Muhammad Nursina

TRIBUNNEWS.COM - Baru-baru ini tengah ramai aksi mahasiswa dari berbagai institusi kampus di berbagai daerah melakukan demonstasi ke gedung DPR dan DPRD setempat.

Termasuk di Solo, Jawa Tengah, sejumlah mahasiswa dan aliansi yang tergabung dalam Bengawan Melawan dengan mengenakan identitas kampus (almamater) serta kaus hitam menyerbu gedung DPRD Surakarta, Selasa (24/9/2019).

Aksi mahasiswa ini merupakan bentuk penolakan sejumlah RUU.

Seperti UU KPK, RUU KUHP, RUU Pemasyarakatan, dan RUU Pertanahan yang sebelumnya diajukan oleh DPR RI.

Baca: 9 Artis & Publik Figur yang Ikut Beri Dukungan Tolak RKUHP & RUU KPK, Awkarin Hingga Glenn Fredly

Baca: 9 Public Figure Ikut Dukung Penolakan RKUHP & RUU KPK Lewat Beragam Cara: Awkarin hingga Dian Sastro

“Negri Kaya Raya” karya Dionisius Krisnambudi
“Negeri Kaya Raya” karya Dionisius Krisnambudi (dokumentasi pribadi)

Sehari setelah kejadian di depan kantor DPRD Surakarta, kondisi sekitar menyisakan puing-puing sampah dan kerusakan fasilitas yang sedang dibersihkan.

Namun, terdapat pandangan menarik sehari setelah kejadian itu.

Terpampang sebuah karya instalasi dari bahan kardus serta televisi bekas yang digambari.

Sosok pembuat karya itu berasal dari sebuah perguruan tinggi negeri di Kota Surakarta berlatar belakang Seni Rupa.

Diketahui, Perupa itu bernama Dionisius Krisnambudi, mahasiswa asal Padang.

Pria yang akrab disapa Dio itu mengatakan karya yang ia buat adalah bentuk spontanitas keresahan yang terjadi belakangan ini terkait revisi RKUHP.

Baca: Siswa Ini Bingung Ditanya Kepanjangan RKUHP: Tidak Tahu Bang,Temen Menolak Saya Ikut

“Negri Kaya Raya” karya Dionisius Krisnambudi
“Negeri Kaya Raya” karya Dionisius Krisnambudi (Dokumentasi pribadi)

“Saya hanya bisa melampiaskan amarah, kekesalan, dan perasaan dalam karya ini,” ucap Dio menjelaskan, Rabu (25/9/2019).

Karya ini ia beri judul “Negeri Kaya Raya”.

Negeri yang memiliki segudang budaya, adat, dan alam yang indah, namun juga kaya persoalan pelik dari manusianya.

Tidak terlepas dari permasalahan yang tengah hangat menjadi perbincangan saat ini.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan