Coba Bobol Mesin ATM Dua Bule Rumania Diciduk Tim Polda Sulsel

Kedua Warga Negara Asing (WNA) asal Rumania itu ialah, Gilca Amzulescu Garcia Martin. Mereka terlibat tindak kejahatan, bobol mesin ATM

Coba Bobol Mesin ATM Dua Bule Rumania Diciduk Tim Polda Sulsel
Darul Amri/Tribun Timur
Dua warga Rumania yang ditangkap petugas Polda Sulsel karena membobol ATM di Makassar 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Dua pelancong asal Rumania, diamankan tim Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sulsel di Makassar, Selasa (8/10/2019) dinihari.

Kedua Warga Negara Asing (WNA) asal Rumania itu ialah, Gilca Amzulescu Garcia Martin. Mereka terlibat tindak kejahatan, bobol mesin ATM dengan alat Skimmer.

Kasus tersebut dirilis Kabid Humas Polda Kombes Pol Dicky Sondani, dan didampingi Kasubdit Cyber AKBP Musa Tampubolon di ruangan Cyber, Rabu (9/10/2019) siang.

AKBP Musa Tampubolon mengungkapkan, dua WNA tersebut merupakan pelancong atau turis asal Rumania. Tapi diamankan karena membobol dua ATM di Makassar.

Baca: Bom Milik Dosen IPB Rencananya Diledakkan di Pusat Perbelanjaan, Ingin Batalkan Pelantikan Jokowi

Baca: Penerima Hadiah Nobel Jepang Ternyata Baru Tahun 2014 Menggunakan Ponsel

Baca: Derita Autoimun, Ashanty Pernah Galau Bicarakan Hidup dan Mati, Aurel Sempat Marah

Baca: Makin Banyak Kendaraan Listrik, Tarif Ngecasnya Makin Murah

"Visa dan pasport mereka merupakan turis yang datang berwisata di Indonesia tepat di Makassar. Tapi itu mereka manfaatkan untuk tindak kejahatan," kata AKBP Musa.

Kejahatan yang dilakukan dua tersangka ini, bobol mesin ATM dengan memasang alat skimmer dan hidden camera di mesin ATM, untuk merekam pasword nasabah.

"Jadi kedua pelaku pasang alat skimmer untuk merekam password kartu dalam atm nasabah. Caranya, alat ini dipasangkan ke lubang kartu mesin ATM," ujar AKBP Musa.

Selain memasang alat skimmer di lubang kartu mesin ATM. Pelaku juga memasang Hidden Camera diatas tombol atau papan digit untuk merekam pasword mesin ATM.

Menurut catatan kepolisian kedua pelaku ini dalam pasport dan visa sebagai Turis atau pelancong. Mereka menginjakan kaki di Indonesia sejak September 2019, lalu.

Sementara itu kata Kombes Dicky, kedua tersangka juga sudah siapkan beberapa unit kartu ATM kosong yang didapatkan dari sebuah toko online asal Malaysia.

"Jadi setelah mereka merekam pin serta nomor rekening, mereka ini tinggal hitung saja, karena dengan cara ini, mereka nanti kuras habis tabungan nasabah," ujar Dicky.

Kombes Dickyenambahkan, memang dua WNA asal Rumania ini belum timbulkan kerugian nasabah. Karena alat-alat itu baru mereka pasang di dua ATM di Makassar.

"Alat ini baru mereka pasang di dua mesin ATM di Makassar. Pertama di mesin ATM jalan Hertasning dan Mappanyuki. Syukur kami cepat mencegah itu," tambah Dicky.

Tim Cyber Crime pun menyita barang bukti berupa, unit handphone, 3 hidden kamera, 8 unit pendorong skimmer, dua laptop dan flash disk serta paspor milik dua pelaku.

Tersangka pun dikenakan Pasal 46 Ayat 1, 2 dan 3 UU tentang ITE tahun 2016 dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara serta denda sampai Rp 800 juta. (Darul Amri)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved