Jaringan Prostitusi yang Jajakan ''Ladyboy'' Terungkap, Lima Orang Jadi Tersangka

Jajaran Polres Cianjur, Jawa Barat, mengungkap jaringan prostitusi yang menjajakan ladyboy atau waria di kawasan Puncak Cianjur

Jaringan Prostitusi yang Jajakan ''Ladyboy'' Terungkap, Lima Orang Jadi Tersangka
Tribun Jabar/ferri amiril mukminin
Sejumlah PSK dan ladyboy diringkus polisi dari Polres Cianjur. TERBONGKAR Jaringan Prostitusi Internasional di Cianjur: Tawarkan PSK ke WNA Pakai Mobil Keliling. 

TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR – Jajaran Polres Cianjur, Jawa Barat, mengungkap jaringan prostitusi yang menjajakan ladyboy atau waria di kawasan Puncak Cianjur, Jawa Barat.

Lima orang dijadikan tersangka, masing-masing JM (26), JNH (25) dan tiga orang perempuan yang berperan sebagai ‘mamih’, yakni NM (21), DA (28) dan H (38).

Mereka berperan sebagai mucikari yang menjajakan PSK yang juga turut diamankan berjumlah delapan orang. Tiga di antaranya pria sebagai ladyboy atau waria.

Dari tangan para tersangka polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya uang pecahan Rp 100.000 dengan total Rp 3,1 juta dan sebuah mobil yang digunakan para tersangka untuk menjajakan PSK.

Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, jaringan prostitusi ini menawarkan layanan seksual kepada wisatawan dan pengunjung di kawasan Vila Kota Bunga, termasuk kepada turis mancanegara.

"Modus jaringan ini dengan cara berkeliling di kawasan vila menggunakan mobil, menawarkan ke tamu-tamu jasa layanan seksual,” kata Juang, kepada wartawan di Mapolres Cianjur, Rabu (9/10/2019).

Jaringan ini, sebut Juang, membanderol harga per jam untuk setiap layanan seksual yang ditawarkan, mulai kisaran Rp 300.000-500.000.

"Namun, ada juga yang dibooking seharian untuk menemani para tamu,” ucap dia.

Juang menyebutkan, pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan masyarakat yang resah dengan adanya aktivitas ‘esek-esek’ tersebut.

“Ini untuk menjawab permintaan masyarakat agar kawasan tersebut dikembalikan sebagai tempat wisata dan tidak disalahgunakan sebagai lokasi transaksi prostitusi,” ungkap dia.

Halaman
1234
Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved