Konflik Tapal Batas Manggarai Timur dan Ngada, Seorang Tewas, 3 Lainnya Tertembak
Konflik tapal batas Manggarai Timur dan Ngada, Sabtu (19/10/2019) menyebabkan seorang korban meninggal dunia bernama Tadeus Taang.
"Kami pindah ke arah pohon kawak di tengah sawah dataran Gising, sampai di situ kami mau siap makan ketinggalan 2 orang di pondok. Karena warga Benteng Tawa 1 melihat 2 orang, Warga Benteng Tawa kejar warga Sangan Kalo," ujarnya.
Baca: Angin Kencang di Kota Batu, Seorang Meninggal, 550 Warga Mengungsi
"Mereka menyerang sampai di pohon kawak, pada saat mereka lempar dengan batu kami tidak ladeni mereka dan mereka tembak pakai senapan angin dan satu warga Sangan Kalo kena tembak di lengan di siku bagian kanan," tambahnya.
"Kami belum reaksi tetapi setelah tembak yang kedua baru kami bereaksi dan menyerang balik. Mereka datang dengan membawa panah, senapan angin ada 3 buah, alih-alih ada banyak, pada saat warga Romping jatuh korban mereka mundur," ujar Felix saat pertemuan bersama Kapolres Manggarai dan Wabup Manggarai Timur.
Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Kronologi Kasus Tapal Batas Manggarai Timur dan Ngada, 1 Warga Tewas dan 3 Warga Tertembak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pertemuan-kapolres-manggarai-wabup-manggarai-timur.jpg)