Curhat Wanita Divonis 18 Tahun Penjara karena Narkoba, Akui Salah hingga Dicerai Suami: Aku Pasrah

Wanita terdakwa kasus narkoba di Madiun mencurahkan isi hatinya tentang kehidupannya setelah divonis 18 tahun penjara.

Curhat Wanita Divonis 18 Tahun Penjara karena Narkoba, Akui Salah hingga Dicerai Suami: Aku Pasrah
Tribun Timur/Sanovra JR
Ilustrasi narkoba 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang wanita, terdakwa kasus narkoba di Madiun mencurahkan isi hatinya tentang kehidupannya setelah divonis 18 tahun penjara.

Siti Artia Sari divonis 18 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Rabu (23/10/2019).

Selain itu, Siti Artia Sari (38) juga dihukum denda sebesar Rp 1 miliar.

Siti Artia Sari terbukti menjadi kurur sabut seberat 4 kilogram.

Ia diketahui ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur bersama satu terdakwa lainnya pada 5 Mei 2019.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas.com, vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa dengan hukuman 20 tahun penjawa.

"Terdakwa Siti dijatuhi hukuman 18 tahun penjara dan denda Rp 1 milar. Sementara, terdakwa Natasha dijatuhi hukuman pidana penjara 15 tahun dan denda Rp 1 miliar," kata Ketua Majelis Hakim Teguh Harissa.

Teguh mengatakan, kedua terdakwa terbukti menjadi kurir narkoba jenis sabu seberat 4 kilogram yang dibawa dari Pekanbaru ke Kabupaten Madiun.

Kedua terdakwa itu diputus hukuman yang berbeda, karena peran Siti lebih aktif dalam pengiriman barang haram tersebut.

Tak hanya itu, selama persidangan, terdakwa Natasha dinilai lebih jujur ketimbang terdakwa Siti.

HALAMAN SELANJUTNYA

Editor: TribunnewsBogor.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved