Sabtu, 6 Juni 2026

Ternyata Ini Alasan Rendi Setiawan Tega Bunuh Istrinya Sendiri

Pasutri ini mengalami persoalan rumah tangga sejak di lima bulan pernikahan mereka

Tayang:
Editor: Eko Sutriyanto
SURYA/SRI WAHYUNIK
Rilis pembunuhan suami terhadap istri di Jember 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Sri Wahyunik

TRIBUNNEWS.COM, JEMBER - Terungkap alasan Rendi Setiawan (28) tega membunuh strinya, Fani Amalia Herniati (24) pada Minggu (27/10/2019).

Kecewa dan kemarahan yang terpendam menjadi pemicu pembunuhan.

Latar belakang inilah yang dituturkan Rendi kepada polisi setelah mengakui dirinya membunuh sang istri yang baru dinikahinya sembilan bulan lalu, pada kasus pisau menancap di perut ibu muda ini.

"Faktor kecewa karena merasa tidak dihargai sebagai suami, juga persoalan ekonomi yang itu membuat pelaku sakit hati," ujar Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat rilis pengungkapan kasus itu, Senin (28/10/2019).

Pasutri yang tinggal di Perumahan Karyawan Afdeling Dampar Kebun Mumbul PTPN XII Desa Kawangrejo Kecamatan Mumbulsari Jember itu mengalami persoalan rumah tangga sejak di lima bulan pernikahan mereka.

Dari informasi yang dihimpun, Fani disebutkan sesosok istri yang tertutup.

Baca: Sudah Jatuh Ketiban Tangga! Gadis Jember Dicekoki Miras, Begitu Teler Digilir Hubungan Badan 4 Pria

Dia tidak mau menceritakan persoalan kepada sang suami, termasuk tidak mau menceritakan, uang yang diberikan oleh sang suami.

Kadang kala saat Rendi meminta uang gaji yang sudah diberikan kepada sang istri, Fani menjawab uang tersebut sudah habis.

"Motifnya karena kecewa merasa tidak dihormati sebagai seorang suami. Penusukan itu dilakukan secara spontan. Pisau penghabisan yang dipakai pelaku adalah pisau miliknya sendiri," lanjut Alfian.

Rendi menusuk sang istri pada Minggu (27/10/2019) sekitar pukul 04.30 Wib ketika sang istri menemaninya tidur di kamar depan rumah Pasutri itu.

Rendi menusuk perut sang istri, sambil membekap mulut istrinya memakai bantal.

Akibatnya penusukan itu tidak didengar oleh tetangganya meskipun rumah di permukiman perkebunan itu berdempetan.

Baca: Terungkap Kasus Pembunuhan Sopir Truk di Cikuya Bukan Terkait Pilkades

Setelah membunuh sang istri, Rendi membuat sejumlah alibi untuk mengaburkan pembunuhan istrinya.

Tak ayal, saat pertama kali tubuh Fani ditemukan oleh Sri Hartatik (bibi Rendi), dan Renda (adik Rendi), orang menduga jika Fani bunuh diri sebab ada pisau tertancap di perutnya.

Namun bagi polisi, kematian Fani menimbulkan pertanyaan, yakni bunuh diri dan pembunuhan.

Akhirnya sekitar 12 jam setelah jenazah Fani ditemukan dalam kamarnya, polisi mengungkap kasus itu sebagai kasus pembunuhan.

Tersangkanya adalah Rendi Setiawan, yang tidak lain suami dari Fani Amalia Herniati.

Sebelumnya, mayat yang ditemukan di dalam kamar depan rumah di Kebun Mumbul Desa Kawangrejo Kecamatan Mumbulsari, Minggu (27/10/2019) pagi, dinyatakan sebagai korban pembunuhan.

Adapun sosok yang wafat adalah Fani Amalia Herniati.

Polisi menyebut jasad Fani ditemukan dalam kondisi perut bagian kiri tertancap pisau.

Hal ini diungkap oleh Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat rilis di Mapolres Jember, Senin (28/10/2019).

 "Setelah kami lakukan pemeriksaan mendalam, menanyai sejumlah saksi. Juga bertanya kepada sang suami. Akhirnya diketahui kalau korban meninggal dunia karena dibunuh," ujar Alfian.

Pembunuhnya adalah sang suami sendiri, Rendi Setiawan (28).

Rendi juga akhirnya mengaku jika dirinya telah menusuk sang istri, Fani Amalia Herniati (24), hingga tewas.

Polisi berhasil mengungkap kasus itu sebagai kasus pembunuhan setelah 12 jam sejak pelaporan.

"Kami menemukan sejumlah kejanggalan yang membuat kami curiga. Itulah yang mengarahkan kami kepada tersangka," lanjut Alfian.

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul PENGAKUAN Suami Jember Bunuh Istri Pakai Pisau Menancap di Perut, Dipicu 1 Sikap dari si Istri Ini

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved