Saat Pertemuan Terakhir, Desak Putu Tiara Ajukan Permintaan Ini pada Sang Ayah

Masuk SMP, Tiara meminta kepada orangtuanya sekolah di Buleleng, tinggal bersama bibinya, Keinginan Tiara lantas dipenuhi orangtuanya

Saat Pertemuan Terakhir, Desak Putu Tiara Ajukan Permintaan Ini pada Sang Ayah
Facebook
Desak Putu Tiara (17), anggota paskibraka di Buleleng, Bali meninggal dunia di RSU Kertha Usada, Rabu (6/11/2019) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Bali Ratu Ayu Astri Desiani


TRIBUNNEWS,COM, SINGARAJA - 
Anggota Paskibraka yang bertugas membawa baki saat penurunan bendera 17 Agustus 2019 di Taman Kota Singaraja itu meninggal dunia lantaran terserang penyakit misterius.

Desak Tiara, nama gadis itu menghembuskan napas terakhir di ruang ICU RS Kertha Usada, Rabu (6/11/2019) sore.

Desak lahir di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 18 Sepember 2002.

Ia tinggal di Sumbawa bersama ayah dan ibunya hingga tamat sekolah dasar.

Ayahnya merupakan angota Sat Pol Air Polres Sumbawa.

Masuk SMP, Tiara meminta kepada orangtuanya sekolah di Buleleng, tinggal bersama bibinya, Keinginan Tiara lantas dipenuhi orangtuanya.

Jro Nyoman Tri Veni menunjukkan foto semasa hidup almarhum anaknya,Desak Putu Tiara, Kamis (7/11/2019)
Jro Nyoman Tri Veni menunjukkan foto semasa hidup almarhum anaknya,Desak Putu Tiara, Kamis (7/11/2019) (Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani)

"Dari kecil dia memang kepingin sekolah di Buleleng. Meski berjauhan, dia setiap hari menghubungi saya. Selalu saya selipkan pesan agar dia menjadi anak yang rajin, jangan nakal," kenang ayahnya, Dewa Gede Sugiarta.

Dua minggu yang lalu, Sugiarta pulang ke Buleleng untuk bertemu dengan anak semata wayangnya itu dan akan kembali ke Sumbawa pada Senin (28/11/2019) malam.

Ia tidak menyangka kala itu merupakan momentum terakhir Sugiarta bertemu dengan putrinya.

Halaman
1234
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved