Pembunuhan Sadis di Gowa, Ini Pengakuan Saksi dan Motif Paman Tebas Keponakan

Pertengkaran antara paman dan keponakan di Kabupaten Gowa berujung maut. Sang keponakan meninggal dunia.

Pembunuhan Sadis di Gowa, Ini Pengakuan Saksi dan Motif Paman Tebas Keponakan
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Rumah rumah duka, Daeng Sampara Bin Dading yang menjadi korban pembunuhan sadis di Biringbulu Kabupaten Gowa 

TRIBUNNEWS.COM - Pertengkaran antara paman dan keponakan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan ternyata terjadi karena persoalan lahan.

Pertengkaran berujung maut antara paman dan keponakan itu terjadi pada Senin (11/11/2019) kemarin pagi sekira pukul 08.00 Wita.

Akibatnya, sang keponakan yang bernama Daeng Sampara Bin Dading (40) meninggal dunia ditebas pamannya, Haji Saju (60).

Untuk diketahui bahwa korban dan pelaku dilaporkan memiliki hubungan kekeluargaan.

Ibunda korban bersepupu dengan istri pelaku.

Peristiwa nahas ini bermula ketika paman dan keponakan bertemu di sebuah kebun Dusun Pangangpusang, Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa.

Saat itu, paman dan keponakan bertemu sekitar pukul 06.00 Wita.

Dalam pertemuannya itu, paman dan keponakannya terlibat pertengkaran.

Kejadian itu rupanya tak sengaja diketahui oleh seorang warga bernama Noro.

Awalnya, Noro sedang mencari biji kemiri yang tak jauh dari lokasi kejadian.

HALAMAN SELANJUTNYA >>>>

Editor: TribunnewsBogor.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved