Belasan Ketua RT dan RW di Sukoharjo Mundur Massal, Bermula Curiga dengan Kades yang Terpilih Lagi

Belasan ketua RT dan RW di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo mengundurkan diri massal, Rabu (13/11/2019).

Belasan Ketua RT dan RW di Sukoharjo Mundur Massal, Bermula Curiga dengan Kades yang Terpilih Lagi
TRIBUNJATIM.COM
Ilustrasi - Massa kepala desa yang unjuk rasa ke Kantor Pemkab Kediri menuntut digelar pilkades serentak di 250 desa, Rabu (9/7/2019) 

TribunSolo.com/Agil Tri

TRIBUNNEWS.COM,SUKOHARJO – Belasan ketua RT dan RW di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo mengundurkan diri massal, Rabu (13/11/2019).

Aksi ini sebagai wujud protes dan tidak percaya atas terpilihnya kembali Kepala Desa (Desa) Duwet, Suparno, dalam Pilkades kemarin.

Menurut seorang ketua RT yang mengundurkan diri, Sahono, ada sebanyak 13 ketua RT dan RW yang mengundurkan diri massal dalam aksi ini.

“Jumlah ketua RW yang mengundurkan diri ada 3, dan sisanya adalah ketua RT,” katanya.

Selain ketua RT dan RW, anggota Kader Siaga Trantib (KST) juga turut serta mengundurkan diri.

Aksi tersebut dilakukan dengan secara bersama-sama dengan mendatangi kantor Kades Duwet, dan melakukan pertemuan dengan Suparno.

Menurut Sahono, selama kepimpinan Suparno menjadi Kades Duwet, ketua RT dan RW tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan desa.

Sehingga banyak dari peserta aksi yang merasa curiga atas transparasi dana desa.

“Kami tidak pernah dilibatkan dalam berbagai kegiatan desa seperti penyusunan laporan pertanggungjawaban dana desa dan pembentukan panitia pemilihan kepaladesa (Pilkades) kemarin.”

BACA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Noorchasanah A
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved