Begini Nasib Oknum Perwira Polisi Selingkuhi 2 Perempuan Bersuami

Ia memastikan Propam sudah menahan Ipda GT selama 21 hari untuk keperluan penyidikan

Begini Nasib Oknum Perwira Polisi Selingkuhi 2 Perempuan Bersuami
ilustrasi
Ilustrasi polisi selingkuh. Ipda GT dilaporkan ke propam Polrestabes Surabaya karena meniduri dua perempuan. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Perwira polisi Polrestabes Surabaya, Ipda GT, harus ditahan setelah dua hari namanya jadi buah bibir karena selingkuhi dua istri orang.

Wakil Kapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus H Simarmata menyatakan tak main-main jika ada anggotanya indisipliner, apalagi melakukan perselingkuhan.

Ia memastikan Propam sudah menahan Ipda GT selama 21 hari untuk keperluan penyidikan atas laporan W (40) asal Bulaksari, Kota Surabaya.

W melaporkan Ipda GT karena berselingkuh dengan istrinya, SH (39) yang tak lain penjual ayam geprek.

Akibat perselingkuhan Ipda GT dan SH, hubungan rumah tangga W bakal kandas.

Ipda GT ditahan sejak Jumat (15/11/2019) atau pada hari yang sama W dan SH diperiksa penyidik Polrestabes Surabaya.

"Sudah kita proses, langsung kami lakukan penahanan," tegas Leo dilansir Surya pada Sabtu (16/11/2019).

Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus H Simarmata.
Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus H Simarmata. (Surya.co.id)

Menurut Leo, oknum perwira polisi yang bersangkutan masih dalam proses penyidikan oleh Propam Polrestabes Surabaya.

"Sesuai dengan aturan di kami, Polri, kan ditahan selama 21 hari, baru akan ada proses lanjutan jika diperlukan sampai sidang. Yang pasti akan kami hukum berat," ia menegaskan.

Pakai Kode untuk Ajak Hubungan Intim

Korban pertama Ipda GT adalah wanita berinisial SK warga Siwalankerto, sementara korban kedua, yakni SH warga Keputih, Surabaya.

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved